Showing posts with label Doctor. Show all posts
Showing posts with label Doctor. Show all posts

Awas! Banyak Melamun Bisa Memperpendek Usia

Pandangan kosong dan konsenstrasi menurun adalah dua tanda yang paling mudah dilihat dari orang yang sedang melamun. Melamun dapat membawa pikiran melayang bebas dari satu tempat ke tempat yang lain.

Namun Anda perlu berhati-hati jika terlalu sering melamun. Pasalnya, sebuah penelitian mengungkap bahwa kebisaaan melamun dapat membuat seseorang meninggal lebih cepat.

University of California menguji 239 wanita dengan pendidikan tinggi dan memiliki tingkat stres yang rendah. Dalam penelitian ini, para partisipan diminta mengisi data kuesioner yang berkaitan dengan kepuasan hidup.

Peneliti juga mengukur telomer yakni rangkaian asam nukleat yang terdapat di ujung kromosom. Para peneliti mengklaim bahwa memendeknya telomer merupakan salah satu faktor kuat yang mengakibatkan penuaan dini. Seiring bertambahnya usia seseorang, maka panjang telomer akan semakin memendek. Menurut peneliti, telomer yang memendek juga dapat digunakan untuk memprediksi penyakit dan kematian dini.

Dari hasil kuesioner diketahui bahawa partisipan yang sering melamun cenderung memiliki telomer yang relatif pendek, yakni sekitar 200, yang seharusnya terjadi 4 tahun ke depan. Ini berarti bahwa telah terjadi penuaan dini sebanyak 4 tahun pada partisipan yang sering melamun.

Secara alami, melamun adalah aktivitas yang wajar karena disebabkan aktivitas emosi seseorang, seperti stres, sedih, dan bimbang. Dalam penelitian terdahulu, stres dan kesedihan sering dikaitkan dengan memendeknya telomer.

Bagi Anda yang sering melamun, para peneliti menyarankan untuk tidak berfokus pada satu hal yang dapat mengganggu pikiran, namun pikirkan hal lain yang bisa membuat Anda merasa lebih baik, seperti bergaul, berolahraga, atau liburan.

Berikut 4 Langkah yang bisa Anda coba agar tidak terjebak dalam kondisi melamun yang dapat memperpendek usia.

  • Banyak bergaul. Bergaul dengan banyak orang akan mengalihkan perhatian Anda dari melamun. Berbagai  penelitian mengungkap bahwa melakukan interaksi sosial dapat menurunkan stres dan melupakan Anda dari masalah yang kerap menghantui.
  • Mulai berolahraga.Siapa yang meragukan manfaat olahraga. Jika Anda merasa tidak pernah melakukan aktivitas fisik yang cukup dan lebih memilih untuk melamun, kini saatnya Anda beranjak dari kursi dan melakukan olahraga. Lakukan olahraga ringan seperti jogging, jalan cepat atau bersepeda. Udara segar di luar ruangan dan aliran darah yang semakin lancar akan membuat tubuh Anda jauh lebih bugar. Bahkan, olahraga ringan yang Anda lakukan selama 30 menit sehari dapat membuat telomer memanjang yang setara dengan 10 tahun lebih muda daripada orang tidak berolahraga.
  • Merasakan napas Anda sendiri beberapa menit bisa mencegah Anda dari kebiasaan melamun. Cobalah bernapas secara sadar atau lakukan meditasi selama beberapa menit maka stres Anda akan berkurang. Sebuah studi tahun 2011 dalam jurnal Psychoneuroendocrinology mengungkap bahwa meditasi dapat meningkatkan produksi enzim, yang dapat menjaga panjang telomer.
  • Tidur cukup. Selain membantu menjaga berat badan, tidur cukup di malam hari juga dapat menjaga tingkat konsentrasi Anda keesokan harinya. Ini berarti, Anda akan terbebas dari kebiasaan melamun akibat kurang tidur dan menurunnya konsentrasi saat bekerja.
Sumber: http://duniafitnes.com/

Kabar Gembira Bagi Wanita: Lady Viagra

Kabar menggembirakan bagi para wanita!. Yes, sekarang sudah ada pil herbal pendongkrak libido untuk meningkatkan gairah seks khusus bagi wanita. Sebuah temuan baru yang diberi nama Lady Prelox; yaitu ekstrak kulit pinus yang disebut dari senyawa pycnogenol. Di Inggris dijuluki "Lady Viagra". Wah, mantap!.

Pil pembangkit libido wanita ini diproduksi oleh Nord Pharma - sebuah perusahaan farmasi di Inggris, dan sudah diluncurkan penjualannya sejak awal 2014. Produsennya mengklaim bahwa "Lady Viagra" ini mampu mendorong aliran darah ke organ reproduksi serta otak. Rangsang yang diberikannya tidak berbeda jauh dengan Viagra yang selama ini biasa dikonsumsi pria.

Lady Prelox sudah diuji kepada 40 wanita berusia 40-an dan 50-an tahun. Pada kelompok lain uji coba juga dilakukan pada wanita berusia antara 37 dan 40 tahun. Setelah delapan minggu, kedua kelompok tersebut menunjukkan perbaikan fungsi seksualnya dan para ilmuwan menyimpulkan bahwa Lady Prelox secara signifikan dapat meningkatkan libido dan gairah.

Beberapa aspek yang dapat menghilang gairah seks pada wanita memang berbagai macam. Faktor kesibukan dalam bekerja (wanita karir), trauma seks yang menyakitkan, peristiwa menyakitkan karena alasan psikologis yang ditimbulkan oleh pasangan, sulit tidur, dan lain-lain adalah hal-hal yang dapat menyebabkan disfungsi gairah seks bagi kaum wanita. Dr. Graham Jackson - seorang konsultan masalah seksualitas di Inggris mengatakan bahwa disfungsi ereksi pada pria disebabkan oleh adanya gangguan aliran darah, "saya meyakini hal ini pun terjadi pada wanita", demikian Dr. Graham mengatakan. Meskipun seksolog Vanesa Thomson dari salah satu universitas terkenal di Inggris menampiknya; bahwa tidak semua disfungsi libido pada wanita dapat diselesaikan oleh sebuah pil.

Menurut Vanesa, masalah perempuan tidak semudah itu dipecahkan oleh sebuah tablet. Karena, jika propaganda Lady Prelox begitu gencar didengungkan kepada kaum wanita, "saya khawatir banyak wanita di luar sana yang kecewa" lanjutnya.
Yang paling penting bagi wanita adalah mengkomunikasikan masalahnya dengan pasangan. Katakan dengan terbuka apa yang sedang dirasakan. Kalaupun tidak dapat terbuka dengan pasangannya, maka pergilah ke seksolog untuk mendapatkan advice, demikian Vanesa.

Namun beberapa kalangan menyambut baik "hadirnya" Lady Viagra ini. Paling tidak dapat dicoba sebagai alternatif dari berbagai upaya yang dilakukan wanita untuk mengembalikan gairah seksnya yang pernah hilang. 

Pil 'sakti' ini di Inggris dibandrol 62 dollar untuk satu kemasannya, dan dapat dikonsumsi 2 butir setiap harinya secara teratur. Anda ingin mencobanya? 

Sumber : The Telegraph | Kimberly Gillan | Rory Kinsella


Seberapa amankah Oral Seks?

Saya menikah dengan seorang gadis yang sebelumnya setuju diperiksa secara medis dan dinyatakan bahwa dia bebas dari HIV atau penyakit seksual lainnya. Demikian juga saya, bersih dari berbagai penyakit itu. Pertanyaannya: seberapa amankah jika kami melakukan oral seks?. Apakah ada jaminan bahwa itu sangat aman?.

Membahas tentang oral seks, maka tak ada salahnya terlebih dahulu kita meneliti motivasi orang atau pihak-pihak yang melakukannya. Pada orang tertentu melakukan oral seks untuk mencegah terjadinya kehamilan, sementara pada pihak tertentu oral seks dilakukan untuk mencapai kenikmatan. Apapun alasannya, dimana semua orang ingin jaminan bahwa mereka tidak akan hamil, terinfeksi dari penyakit, dll, tapi, dalam hidup, tidak ada jaminan untuk itu. Seorang dokter dapat memberitahu Anda apa perilaku yang berisiko rendah, tetapi tidak dapat menjamin keselamatan Anda sepenuhnya. Ketika segala sesuatu harus terjadi, maka terjadilah...

Menjawab pertanyaan diatas, maka pengujian HIV harus dilakukan beberapa kali untuk menentukan status negatif karena fakta bahwa periode waktu sebelum virus terdeteksi adalah variabel. Dengan kata lain, Anda dapat menguji negatif satu minggu dan kemudian positif minggu depan. Jadi salah satu tes negatif tidak selalu menunjukkan bahwa salah satu dari Anda adalah HIV-negatif. Jika salah satu dari Anda telah terlibat dalam perilaku berisiko tinggi, Anda harus diuji beberapa kali untuk memastikan hasil yang akurat.

Selain itu, mengenai HIV, ada banyak infeksi, penyakit dan kondisi yang dapat ditransfer antara mitra dalam setiap jenis aktivitas seksual yang melibatkan cairan tubuh. Ini termasuk kutil, influenza dan pilek serta PMS lainnya. Jika Anda ingin menurunkan risiko infeksi, Anda harus memutuskan di mana teknik pengurangan risiko akan paling efektif bagi Anda.

Kalau begitu, jika saya ingin melakukan oral seks, apa yang harus saya persiapkan?

BERSIH 

Jika takut dengan bergabai kuman yang mungkin akan menimbulkan penyakit maka di sarankan untuk mandi dulu sebelum melaksanakan kegiatan seks. Selain untuk kebersihan tubuh, mandi juga akan menimbulkan rasa segar dan fresh sehingga bisa membuat perasaan menjadi rileks. Mandilah pakai sabun dan bersihkan organ vital and sebersih mungkin. 

PAKAI KONDOM 

Bila takut terserang penyakit menular yang berbahaya seperti HIV, terutama jika melakukan kegiatan seks yang beriko tinggi misalnya melakukannya dengan orang lain yang bukan pasangan tetapnya, maka sebaiknya pakailah kondom. Memang melakukan oral seks dengan memakai kondom rasanya tidak puas tapi demi hal-hal yang tidak diingginkan maka pakai saja. Beritahukan jika anda mau ejakulasi agar sebaiknya melepaskan ejakulasinya di luar mulut.

MENCIUM KLITORIS 

Menghisap Klitoris di bagian vagina dengan ringan namun menghindari kepala yang amat sensitif untuk saat-saat menggoda. Perhatikan reaksi pasangan selagi anda mencium organ seksnya. Silahkan menjilati klitoris pasangan tanpa ragu-ragu jika anda ingin memuaskan pasangan. Anda harus menerima seluruh bagian tubuhnya. Jika tidak maka anda bukanlah pecinta yang hebat. 

FELLATIO 

Tidak sedikit wanita yang merasa kikuk melakukan oral seks pada penis. Jika hal itu terjadi, maka bicarakan padanya tentang alat kelamin anda. Tunjukkan padanya tentang perasaan enak dan nyaman. Tetapi jangan paksakan pasangan memasukkan penis anda lebih dalam ke mulutnya. Tersedak atau keselak bisa terjadi jika sesuatu dipaksakan masuk ke tenggorokan. Ingat, jangan merasa di tolak jika pasangan anda tidak berkenan menelan sperma anda. Sebab sebagian wanita memang sulit menerimanya. Jika pasangan anda menolak melakukan oral seks jangan dipaksa, karena pemaksaan dalam seks sama saja dengan pelecehan seksual bahkan pemerkosaan.

Karena oral seks merupakan kegiatan 'personal' yang sangat bersifat pribadi sekali, maka pilihan Anda untuk melakukannya adalah menjadi tanggung jawab Anda. Kontrol perilaku Anda. Jangan campur adukkan antara perilaku oral seks dan anal seks, karena sangat berbahaya bagi kesehatan. 

(Dari berbagai sumber)

Purwaceng: Viagra dari Dieng

Saat Anda berwisata ke dataran tinggi Dieng, tidak lengkap rasanya kalau Anda belum menikmati seduhan Purwaceng. Apakah Purwaceng?. Benarkah menyehatkan dan mampu menambah vitalitas pria?.

Purwaceng (Pimpinella Pruatjan) adalah tumbuhan herbal dari genus Apiaceae. Terkenal karena khasiatnya yang dapat meningkatkan stamina bagi si peminum. Biasanya diolah dalam bentuk bubuk purwaceng, kopi purwaceng dan susu purwaceng.

Tanaman yang dikenal dengan viagra tradisional ini memang tersohor karena khasiatnya yang bikin stamina lebih greng. Purwaceng adalah tanaman legendaris yang dijadikan obat kuat oleh para raja atau kalangan istana di daerah Jawa sejak kerajaan Hindu.  

Di Indonesia tumbuhan atau tanaman obat yang memiliki khasiat penambah stamina ini umumnya dikonsumsi atas dasar mitos, kepercayaan dan pengalaman. Namun dari khasiatnya, tanaman Purwaceng ini bukan sekedar mitos belaka karena studi sudah membuktikannya. Purwaceng banyak ditemukan di pegunungan seperti di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Banyak tumbu di sekitar Gunung Perahu dan Pakujiwo di daerah Wonosobo. Hidup subur di ketinggian 2.000 sampai 3.000 meter di atas permukaan laut. Meskipun dapat tumbuh di tempat lain, tapi khasiatnya sangat jauh berbeda.  

Di pegunungan Lyang Jawa Timur tumbuhan ini dikenal dengan nama lain Suripandak Abang, atau Gebangan Depok di pegunungan Tengger. Penampakan fisik Purwaceng adalah semak kecil merambat di atas permukaan tanah seperti tumbuhan pegagan dan semanggi gunung. Daunnya kecil-kecil berwarna hijau kemerahan dengan diameter 1-3 cm. 

Dari berbagai penelitian yang dilakukan beberapa perguruan tinggi dalam negeri diketahui bahwa ada efek nyata antara tanaman purwaceng terhadap peningkatan kemampuan seksual. Oleh karena itu, Purwaceng sering disebut sebagai viagra tradisional atau viagra Indonesia. 

Seperti dikutip dari hasil studi peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2007, seluruh bagian tanaman purwaceng dapat digunakan sebagai obat tradisional, namun bagian yang paling berkhasiat adalah akarnya. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan juga membenarkan bahwa akarnya mempunyai sifat diuretika dan digunakan sebagai aprosidiak, yaitu khasiat obat yang dapat meningkatkan atau menambah stamina. 

Umumnya tumbuhan atau tanaman yang berkhasiat sebagai aprosidiak mengandung senyawa-senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa-senyawa lain yang berkhasiat sebagai penguat tubuh serta memperlancar peredaran darah. Bahan aktif purwaceng paling banyak terdapat pada bagian akarnya yang menyerupai wortel dan berwarna putih. Panjangnya sekitar 10 cm. Akar purwaceng mengandung turunan senyawa kumarin yang sering digunakan dalam industri obat modern untuk anti bakteri, anti fungi dan anti kanker. Sebuah penelitian yang dikutip dari buku "Mitos Seputar Masalah Seksual dan Kesehatan Reproduksi" menyebutkan, untuk meningkatkan gairah seks, meningkatkan hormon testosteron dan meningkatkan jumlah spermatozoid Purwaceng harus diminum teratur selama 7-15 hari.

Walaupun banyak dikonsumsi kaum pria, tetapi wanita dan anak-anak pun aman mengkonsumsi tanaman ini. Purwaceng juga berkhasiat menghangatkan tubuh, saraf dan otot, menghilangkan masuk angin dan pegal linu, melancarkan buang air kecil, obat analgetika (menghilangkan rasa sakit), menurunkan panas, obat cacing, antibakteri serta anti kanker. Purwaceng yang asli memiliki rasa khas, yaitu pedas yang dihasilkan oleh akar dan bijinya. Namun, purwaceng bubuk rasa kopi tak boleh diminum perempuan hamil dan penderita hipertensi serta penyakit jantung.


Purwaceng sebenarnya tergolong tanaman langka, namun kini dapat diselamatkan dengan budi daya menggunakan metode kultur in vitro. Mulai dari home industry dan pabrikan pun sudah mulai memproduksi  tanaman ini dengan berbagai macam sajian dalam kemasan. Karena langka dan sulitnya menanam purwaceng, maka saat ini harga sebungkus sudah cukup mahal. Bahkan bijinya bisa mencapai harga Rp. 100 ribu per sendok makan. Biji ini biasanya dipesan oleh pembeli untuk disemai atau untuk dibudidayakan.

Cara mengonsumsinya pun cukup mudah. Berikut caranya: 

  1. Rebus purwaceng bersama tiga gelas air. Boleh tambahkan tiga butir cengkih, gula, dan garam secukupnya. Tunggu sampai air menyusut menjadi satu gelas. Minum airnya selagi masih hangat. Purwaceng yang sudah digunakan ini bisa dipakai dua kali rebusan lagi. 
  2. Bila mengonsumsi purwaceng bubuk, campur dengan segelas air panas (bukan air hangat, agar akar tanaman ini matang dan khasiatnya lebih terasa). Tambahkan gula secukupnya. Bila suka, bisa menambahkan telur ayam atau bebek, dan sedikit madu. 
  3. Tunggu sebentar hingga mengendap, lalu habiskan dengan ampasnya sekaligus saat masih hangat. Umumnya purwaceng bubuk dalam kemasan sudah siap diminum, karena sudah ditambahi gula, jahe (untuk menghilangkan bau yang tidak sedap), dan rasa, antara lain kopi atau susu. 
Anda ingin mencobanya?. [ed]

::Dari Wikipedia bahasa Indonesia dan berbagai sumber lain.

Mendeteksi Dini Kanker Prostat

Anda berusia 50 tahun ke atas ?.
Sering mengalami gangguan saat buang air kecil ?
Bahkan sulit saat berkemih ?
Air kencing dan cairan ejakulasi Anda berdarah ?
Mulai ada gangguan ereksi ?
Nyeri pinggul dan punggung saat orgasme ?

Hati-hati!. Mungkin saat ini Anda sedang mengalami gangguan prostat, atau (bisa jadi) sedang terserang kanker prostat. Baca terus artikel ini untuk lebih mengetahui gejala penyakit ini...

Semua pertanyaan di awal tulisan ini mengarah kepada gejala Kanker Prostat, yaitu penyakit kanker yang menyerang kelenjar prostat, dimana sel-sel kelenjar prostat tumbuh secara abnormal tak terkendali sehingga mendesak dan merusak jaringan sekitarnya yang bisa menyebabkan kematian.

Prostat merupakan kelenjar vital bagi pria. Ini adalah kelenjar seks yang berukuran kecil terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kencing.

Jumlah kanker prostat sangat bervariasi di dunia. Meskipun jarang terjadi dan dialami pria di Asia Timur dan Selatan; sering terjadi di Eropa dan Amerika Serikat - namun karena terjadinya perubahan pada pola hidup pria di seluruh dunia, maka penyakit ini harus Anda waspadai dimana pun saat ini Anda berada.

Penyebab Kanker Prostat

Penyebab pasti sampai saat ini belum dapat dipastikan. Tetapi beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker prostat adalah faktor usia dan adanya riwayat keluarga. Selain itu juga disebut-sebut faktor hormon, diet tinggi lemak dan toksin walaupun kaitannya dengan hal ini belum jelas.

Pada stadium dini kanker prostat tidak memiliki gejala-gejala apa pun. Biasanya, setelah kanker berkembang baru akan muncul gejala tetapi tidak dapat dideteksi sebagai gejala yang khas. Bahkan gejala tersebut cenderung seperti umumnya dialami pria usia lanjut, yaitu adanya pembengkakan atau pembesaran prostat jinak. Kondisi dari kedua hal ini sulit dibedakan sehingga diperlukan pemeriksaan yang dapat mendeteksi secara dini apakah hal tersebut kanker prostat atau pembesaran prostat saja.

Bagaimana Mencegah Kanker Prostat ?

Mencegah lebih baik daripada mengobati!. Itu kata pepatah. Tapi yang paling penting adalah bagaimana hal ini (kanker prostat) jangan sampai kita alami. Risiko terbesar dari penyakit ini adalah berurusan dengan vitalitas Anda sebagai lelaki, apalagi Anda memiliki pasangan yang masih membutuhkan peran Anda di ranjang.

Cara mencegah kanker prostat yang efektif adalah melakukan pemeriksaan secara medis sejak dini. Pria berusia diatas 50 tahun dianjurkan melakukan pemeriksaan PSA total atau Prostate Specific Antigen, dan pemeriksaan Digital Restal Examination (DRE) atau perabaan prostat melalui dubur yang dilakukan oleh dokter yang sudah terlatih. Kedua pemeriksaan diatas sebaiknya dilakukan setahun sekali. Bahkan jika ada anggota keluarga yang menderita kanker prostat, pemeriksaan dianjurkan sejak usia 40 tahun.

Bagaimana Pengobatannya ?

Beberapa penanganan kanker prostat:

  1. Step 1: Diamati dan dipantau perkembangannya dengan melakukan pemeriksaan PSA. PSA adalah enzim yang dikeluarkan oleh kelenjar prostat yang berfungsi untuk mengencerkan cairan ejakulasi sehingga memudahkan pergerakan sperma. Dalam kondisi normal hanya sedikit PSA yang masuk kedalam aliran darah. Bila terjadi peradangan atau kerusakan pada jaringan prostat maka kadar PSA dalam darah bisa meningkat. 
  2. Step 2: adalah dengan melakukan pengangkatan kelenjar prostat.
  3. Step 3: menggunakan radiasi.
  4. Step 4: Terapi hormonal.
Pemilihan pengobatan step by step yang dilakukan dokter tergantung stadium penyakit dan kondisi kesehatan pasien. Apabila beberapa gejala yang disebutkan diatas sedang Anda alami, silahkan hubungi dokter Anda. Lebih cepat lebih baik sebelum Anda terlambat. Hal-hal lain yang ingin Anda tambahkan di dalam artikel ini, silahkan catatkan di kolom komentar. [ed]



Mengendalikan Kolesterol Selama Ramadhan


Kolesterol merupakan zat lemak yang sangat penting dalam pembentukan dinding sel pada tubuh manusia dan hewan. Kolesterol juga ditemukan beredar dalam sirkulasi darah manusia. Kolesterol yang terdapat dalam tubuh manusia berasal dari dua sumber utama yaitu dari makanan yang dikonsumsi dan pembentukan oleh hati. Kolesterol yang berasal dari makanan terdapat pada daging, unggas, ikan dan produk olahan susu. Jeroan seperti hati sangat tinggi kandungan kolesterolnya, sedangkan makanan yang berasal dari tumbuhan justru tidak mengandung kolesterol sama sekali. Setelah makan, kolesterol akan diserap oleh usus halus lalu selanjutnya masuk ke sirkulasi darah dan disimpan dalam suatu mantel protein.

Beberapa Tips yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan kolesterol:

Diet: Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng.

Konsumsi makanan berserat: Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.

Konsumsi antioksidan: Antioksidan banyak terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, strawberi, pepaya, wortel dan labu. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolesterol.

Hindari alkohol dan merokok: Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol menyebabkan kolesterol akan mudah menumpuk di dalam aliran darah.

Olahraga: Berolahraga secara teratur sesuai dengan usia dan kemampuan Anda akan membantu menurunkan kadar kolesterol. Hasil pembakaran lemak dalam tubuh akan dikeluarkan melalui keringat. Itu sebabnya dokter selalu menganjurkan agar berat tubuh kita harus tetap ideal.
Selain beberapa tips tersebut diatas, ada beberapa jenis makanan yang aman dikonsumsi karena kadar kolesterol yang rendah, seperti: putih telur ayam kampung, susu sapi non fat, daging ayam atau daging bebek tanpa kulit, ikan air tawar, daging sapi pilihan tanpa lemak, daging kelinci, daging kambing pilihan tanpa lemak.

Sementara jenis makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi karena kandungan kolesterol yang tinggi antara lain: santan, susu sapi, susu sapi cream, coklat, mentega (margarine), jeroan atau isi perut sapi, kerang putih atau tiram, dan jeroan (isi perut) kambing.

Sudah kita maklumi bersama bahwa selama bulan puasa kebutuhan akan energi adalah suatu yang sangat diperlukan. Namun perlu juga mendapat perhatian Anda agar tetap menjaga kesehatan, terutama mengendalikan kolesterol di dalam darah. Jaga diri Anda dari yang Anda makan sehari-hari.- []

Homosistein Sebagai Faktor Risiko Penyakit Alzheimer


Pertumbuhan penduduk usia lanjut di seluruh dunia semakin bertambah. Yang disebut sebagai manusia usia lanjut adalah mereka yang berumur lebih dari 60 tahun. Di Indonesia saja, pada kurun waktu 2005-2010 diperkirakan akan menyamai jumlah balita yaitu sekitar 8,5% dari jumlah seluruh penduduk atau sekitar 19 juta jiwa. Hal ini merupakan tantangan bagi kita semua untuk dapat mempertahankan kesehatan dan kemandirian para lanjut usia agar tidak menjadi beban bagi dirinya, keluarga maupun masyarakat. Dari jumlah itu, sekitar 15% diantaranya mengalami demensia atau pikun, disamping penyakit degeneratif lainnya seperti kanker, jantung, reumatik, osteoporosis, katarak dan lain sebagainya.

Demensia atau pikun adalah salah satu penyakit yang ditandai dengan adanya gangguan daya pikir dan daya ingat yang bersifat progresif disertai dengan gangguan berbicara, perubahan kepribadian dan perilaku. Gejala pikun biasanya meningkat seiring pertambahan usia. Akan tetapi perlu diketahui bahwa pikun bukanlah merupakan gejala normal dari proses penuaan.

Di negara-negara maju sekitar 60% dari penyebab pikun adalah Alzheimer, yaitu menurunnya kemampuan berpikir akibat rusaknya jaringan otak. Penyakit Alzheimer merupakan salah satu batu sandungan dalam perjalanan hidup para lanjut usia selain kanker, stroke, diabetes dan penyakit jantung. Pikun akibat penyakit alzheimer paling ditakuti oleh para masyarakat lanjut usia dewasa ini. Mengapa? karena penyakit alzheimer terkenal sebagai proses menahun tetapi progresif. Oleh karena itu penting untuk menentukan faktor-faktor risiko penyakit alzheimer sehingga dapat dilakukan pencegahan kondisi pikun dan meningkatkan kualitas hidup individu saat di usia lanjut.

Homosisten merupakan asam amino (penyusun protein) yang menarik banyak perhatian sebagai faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Peningkatan homosisten biasanya mengakibatkan terjadinya kerusakan pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke. Pada usia lanjut, peningkatan homosisten sangat berhubungan pula dengan peningkatan risiko penyakit alzheimer. Peningkatan asam amino sebesar 5 u:mol dapat menyebabkan meningkatkan risiko penyakit alzheimer sampai sebesar 40%.

Untuk sekedar diketahui, beberapa cara bagaimana peningkatan homosisten dapat menyebabkan demensia/pikun adalah:
  • Peningkatan homosisten terkait dengan peningkatan risiko penyumbatan pembuluh darah dan stroke sehingga akan meningkatkan risiko penyakit alzheimer.
  • Peningkatan homosisten dikaitkan dengan kerusakan pembuluh darah dan peningkatan radikal bebas yang dapat mengakibatkan penuaan otak.
  • Peningkatan homosisten dikaitkan dengan kematian sel-sel otak mengakibatkan terjadinya gangguan daya ingat dan daya pikir.
  • Peningkatan homosisten yang tinggi berkorelasi dengan peningkatan kerusakan otak bagian cortical dan hippocampal sehingga risiko kepikunan meningkat.
Kesimpulan:
Peningkatan konsentrasi homosisten (hiperhomosisteinemia) selain merupakan faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung dan stroke, juga merupakan faktor risiko independen untuk perkembangan kondisi demensia/pikun serta Penyakit Alzheimer. (Dari berbagai sumber /Ilustrasi gambar oleh: http://www.stemcelltreatments.in ).

Bersih-Bersih Rumah Perkecil Risiko Alzheimer

Lifestyle + / Senin, 23 April 2012 05:20 WIB
Metrotvnews.com, California: Tetap aktif dapat mengurangi risiko penyakit alzheimer bahkan pada orang yang berusia di atas 80 tahun. Dalam sebuah studi, peneliti meminta 716 sukarelawan dengan usia rata-rata 82 tahun untuk memakai perangkat yang memonitor kegiatan mereka.

Peserta penelitian juga diberikan tes kognitif untuk mengukur memori dan kemampuan berpikir. Setelah sekitar tiga tahun, 71 dari para relawan mengalami penyakit alzheimer. Temuan muncul dalam edisi online jurnal Neurology. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidak aktif dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit ini daripada mereka yang aktif.

Dr Aron Buchman dari Rush University Medical Centre di Chicago mengatakan, "Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa semua kegiatan fisik termasuk olahraga serta kegiatan lain seperti memasak, mencuci piring, dan membersihkan berhubungan dengan penurunan risiko alzheimer.

"Hasil ini mendukung upaya untuk mendorong semua jenis aktivitas fisik bahkan pada lansia yang mungkin tidak dapat berpartisipasi dalam olahraga, tetapi masih bisa mendapatkan keuntungan dari gaya hidup yang lebih aktif."

Dr Anne Corbett, manajer penelitian mengatakan, "Latihan fisik secara teratur merupakan cara penting untuk mengurangi resiko terkena demensia. Ini dapat mengurangi risiko hingga 45 persen. Studi ini menambahkan bukti dan menunjukkan bahwa hal-hal sederhana seperti memasak dan membersihkan rumah juga dapat membuat perbedaan."

Ia melanjutkan, satu dari tiga orang berusia di atas 65 tahun akan meninggal karena demensia. Dengan hasil studi ini, terlihat ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengurangi risiko. Penting pula untuk menjaga berat badan dan berhenti merokok."(MI/wtr6)
 Bacaan terkait silahkan lihat disini:
- Hiperhomosisteinemia dan risiko stroke
- Hiperhomosisteinemia dan Faktor Risiko Kelainan Vaskuleri
- Gejala Penyakit Alzheimer

Mengapa Seseorang Mengidap Buta Warna ?

Buta warna merupakan suatu kondisi kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu. Sehingga orang yang mengidap buta warna tidak dapat membedakan perpaduan aneka warna.

Buta warna dibagi menjadi total dan parsial, dimana pada buta warna total seseorang hanya melihat semua warna menjadi hitam dan putih saja. Sedangkan pada buta warna parsial, seseorang mengalami kesulitan dalam membedakan warna-warna senada.

Secara fisik seseorang dengan buta warna terlihat sama saja dengan orang normal. Artinya, tidak terdapat kelainan fisik yang menonjol. Karena pada buta warna, kelainan terdapat pada sel retina bola mata dan hal itu tidak dapat dilihat secara kasat mata.

Selain hal diatas, penderita buta warna tidak merasakan sakit atau apapun, yang dirasakan adalah ketika melihat suatu objek dengan perpaduan warna maka penderita akan melihatnya dengan warna yang berbeda dari orang normal.

Buta warna umumnya disebabkan karena keturunan (genetikal). Penyebab lainnya adalah adanya kerusakan pada syaraf mata yang disebabkan karena berbagai sebab, seperti kecelakaan atau bawaan lahir. Buta warna yang disebabkan karena faktor keturunan (genetik) dari orangtua kepada anaknya sering disebut dengan sex linked, karena kelainan ini dibawa oleh kromosom X. Artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna.


Hal inilah yang membedakan antara penderita buta warna pada pria dan wanita. Seorang wanita terdapat istilah 'pembawa sifat' dan hal ini menunjukkan bahwa pada wanita terdapat kromosom X sebagai pembawa sifat buta warna. Wanita sebagai pembawa sifat, secara fisik tidak mengalami kelainan buta warna sebagaimana wanita normal pada umumnya. Tetapi wanita dengan pembawa sifat berpotensi menurunkan faktor buta warna kepada anak lelakinya kelak. Apabila pada kedua kromosom X mengandung faktor buta warna maka seorang wanita tersebut akan menderita buta warna.

Syaraf sel di retina terdiri atas sel batang yang peka terhadap warna hitam dan putih,serta sel kerucut yang peka terhadap warna lainnya. Buta warna terjadi ketika syaraf reseptor cahaya di retina mengalami perubahan, teruma sel kerucut.

Untuk mengetahui seseorang mengidap buta warna , maka dapat dites dengan tes Ishihara, dimana lingkaran-lingkaran berwarna  yang beberapa diantaranya dirancang agar terdapat tulisan tertentu yang hanya dapat dilihat atau tidak terlihat oleh penderita buta warna.

Umumnya buta warna diketahui ketika anak sudah mulai dewasa. Pada awalnya akan terjadi kebingungan pada dirinya dan orang orang sekitarnya, bahwa warna yang dilihat oleh orang lain berbeda dengan yang dilihat oleh penderita, misalnya seseorang melihat suatu warna sebagai warna merah, namun penderita melihatnya sebagai warna hijau. Hal ini yang menyebabkan penderita merasa kecewa dan sedih, karena hal-hal tertentu pada warna tidak dapat dilihatnya secara normal. Akibatnya, penderita buta warna tidak dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berhubungan dengan warna-warna, seperti dokter, ahli kimia, mekanik listrik, dan lain-lain.

Walaupun saat ini belum ditemukan solusi cara pengobatan yang mutakhir untuk penderita buta warna, ada beberapa alternatif untuk memudahkan pengidapnya antara lain:
  • Gunakan warna-warna kontras
  • Menggunakan kode-kode tertentu untuk menandai daerah-daerah tertentu
  • Memberi warna yang bisa terlihat hampir mendekati normal untuk barang-barang tertentu agar dapat membedakannya, seperti biru, kuning, putih dan hitam.
  • Untuk buta warna akut, maka penempatan benda yang diberi warna-warna tertentu juga dapat dilengkapi catatan menggunakan label sebagai indikator yang menjelaskan tentang nama warna tersebut.
Bagaimana Mencegah Buta Warna ?

Kondisi ini sulit dicegah karena bersifat keturunan. Otomatis jika ingin mencegahnya harus dari pertama ketika seseorang akan menikah, maka harus dilihat dan diperiksa apakah pada garis keturunannya terdapat faktor genetik buta warna.

Sangat direkomendasikan agar dilakukan tes sebelum anak memilih jurusan perkuliahannya, sehingga jika ditemukan faktor buta warna, anak tersebut dapat diarahkan untuk mengambil jurusan yang tidak membutuhkan kegiatan yang berhubungan dengan perbedaan warna-warna.

Jangan Sepelekan Ganguan Haid, Siapa Tahu Anda Mengalami Amenorrhea

Haid atau lebih dikenal dengan istilah menstruasi merupakan peluruhan dinding rahim yang terdiri dari darah dan jaringan tubuh. Kejadian tersebut berlangsung tiap bulan dan merupakan suatu proses normal bagi perempuan. Namun ada sebagian perempuan yang mengalami haid tidak normal, misalnya usia datangnya haid pertama yang terlambat, darah haid sangat banyak, nyeri atau sakit saat haid, gejala PMS (sindrom pre menstruasi), siklus haid yang tidak teratur dan masih banyak kemungkinan lainnya.

Selain hal diatas, maka ada pula kemungkinan bahwa seseorang mengalami Amenorrhea, yaitu tidak mengalami haid sampai masa tertentu. Hal ini dapat terjadi pada masa pubertas maupun dewasa.

Terdapat 2 macam amenorrhea. Yang pertama disebut Amenorrhea Primer, yakni belum pernah haid sampai berusia 16 tahun. Kedua adalah Amenorrhea Sekunder - siklus haid berhenti selama 3 sampai 6 bulan atau berhenti sama sekali.

Penyebab Amenorrhea Primer bisa bermacam-macam, diantaranya adalah adanya penyakit pituitari, tidak terdapatnya organ reproduksi wanita, kelainan struktur vagina, kelainan genetik, dan gangguan hipotalamus di otak (Hipotalamus adalah bagian otak yang berisi sejumlah nukleus kecil dengan berbagai fungsi. Salah satu fungsi yang paling penting dari hipotalamus adalah untuk menghubungkan sistem saraf dengan sistem endokrin melalui kelenjar pituitary (hipofisis).

Secara umum, penyebab Amenorrhea Sekunder antara lain karena hamil, pemasangan atau pemakaian kontrasepsi, masa menyusui, stres, sedang melakukan pengobatan tertentu, adanya penyakit kronis, terdapat gangguan hormonal di dalam tubuh, terlalu kurus, olahraga yang berlebihan, gangguan fungsi tiroid, terdapat tumor pada kelenjar pituitari, pengangkatan rahim dan terjadinya menopause dini.

Meskipun amenorrhea tidak menyebabkan kematian, namun masalah hormonal yang rumit dapat menyebabkan gangguan fertilitas. Untuk mengetahui penyebab yang mendasari amenorrhea diperlukan serangkaian pemeriksaan medis, baik secara fisik maupun laboratorium. Pemeriksaan fisik tentunya dilakukan oleh dokter ahli kandungan, sedangkan pemeriksaan laboratorium dapat meliputi TSH (baca artikel Deteksi Dini Hipotiroid), pemeriksaan Prolaktin, pemeriksaan hormon seperti Luteinizing Hormone (LH) dan Folicle Stimulating Hormone (FSH), dan selain itu diperlukan juga pemeriksaan progesteron untuk mengetahui terjadinya defisiensi estrogen, lesi pada struktur endometrium dan atau kemungkinan terjadinya sumbatan pada uterus.

Amenorrhea dapat menyebabkan Anda tidak nyaman, dan mungkin juga mengalami stres. Untuk itu diperlukan pola hidup sehat dan selalu mengontrol siklus haid Anda. Beberapa tips berikut ini dapat Anda lakukan, seperti:
  • Lakukan diet dan olahraga hingga mencapai berat badan ideal
  • Imbangi kerja keras dengan istirahat dan rekreasi
  • Hindari stres dan konflik di dalam hidup Anda
  • Selalu waspada dengan perubahan siklus haid, catat tanggal haid mulai dan tanggal selesai, serta catat jika ada gejala yang mengganggu
  • Jika gangguan berlanjut hubungi dokter Anda.  
(Disarikan dari berbagai sumber)

Kenali Diabetes Mellitus Sejak Dini

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) atau yang biasa dikenal dengan penyakit kencing manis merupakan penyakit degeneratif yang memerlukan upaya penanganan yang tepat dan serius. Karena jika tidak, dampak dari penyakit tersebut akan membawa berbagai komplikasi penyakit serius lainnya, seperti penyakit jantung, stroke, disfungsi ereksi, gagal ginjal, dan kerusakan sistem syaraf.Diabetes Mellitus itu sendiri didefinisikan sebagai penyakit dimana tubuh penderita tidak secara otomatis mengendalikan tingkat kadar gula (glukosa) dalam darahnya. Penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, sehingga terjadi kelebihan gula di dalam tubuh. Kelebihan gula yang kronis di dalam sarah (hiperglikemia) ini menjadi racun bagi tubuh.

Tipe Diabetes
  1. Diabetes Type 1 (IDDM/Tergantung insulin)
    Seseorang dikatakan Diabetes Type 1 jika tubuh perlu pasokan insulin dari luar. Hal ini disebabkan karena sel-sel beta dari pulau-pulau Langerhans telah mengalami kerusakan, sehingga pankreas berhenti memproduksi insulin. Kerusakan sel beta tersebut dapat terjadi sejak kecil ataupun setelah dewasa.
  2. Diabetes Type 2 (NIDDM/Tidak tergantung insulin)
    Diabetes tipe 2 terjadi jika insulin hasil produksi pankreas tidak cukup atau sel lemak dan otot tubuh menjadi kebal terhadap insulin, sehingga terjadi gangguan pengiriman gula ke sel tubuh. Biasanya orang yang terkena penyakit diabetes tipe ini adalah orang dewasa.
Apa Penyebab Diabetes ?
Penyebab utama diabetes di era globalisasi ini adalah karena adanya perubahan gaya hidup (pola makan yang tidak seimbang, kurang aktivitas fisik). Selain itu karena adanya stress, kelainan genetika, usia yang semakin lama semakin tua dapat pula menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya penyakit diabetes.

Bagaimana Gejalan Diabetes ?
Gejala diabetes tipe 1 muncul secara tiba-tiba pada saat usia anak-anak (dibawah 20 tahun), sebagai akibat dari adanya kelainan genetika, sehingga tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan baik. Gejala diabetes tipe 1 antara lain:
  • Berat badan menurun
  • Kelelahan
  • Penglihatan kabur
  • Sering buang air kecil
  • Terus menerus lapar dan haus
  • Meningkatnya kadar gula dalam darah dan air seni
Sedangkan gejala-gejala diabetes tipe 2 muncul secara perlahan sampai menjadi gangguan yang jelas, dan pada tahap permulaannya sama seperti gejalan yang dialami pada diabetes tipe 1.Keluhan lain yng mungkin dirasakan adalah seringnya mengalami kesemutan, gatal, mata kabur, impotensia pada pria, gatal di vagina pada wanita, dan/atau infeksi luka yang sulit sembuh.

Untuk mengetahui apakah seseorang telah mengidap diabetes, maka diperlukan adanya diagnosa. Diagnosis dapat berupa keluhan dan gejala khas seperti melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu >200 mg/dL, ditemukannya hasil pemeriksaan glukosa darah abnormal 2 kali, pada saat yang berbeda atau pada saat pemeriksaan yang sama.

Diabetes dapat dialami oleh orang karena hal-hal tertentu memiliki risiko tinggi. Antara lain adalah mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes mellitus (DM), kegemukan, kurangnya melakukan aktifitas fisik seperti berolah-raga, mengidap hipertensi, pola makan yang tidak sehat, dan adanya riwayat kehamilan dengan kelahiran berat badan bayi lebih dari 4000 gram.

Anda tidak usah khawatir!. Penyakit ini pada dasarnya dapat dicegah dengan merubah pola makan yang seimbang (dengan cara menghindari makanan yang banyak mengandung protein, lemak, gula, dan garam). Selain itu melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari (berenang, bersepeda, jogging, jalan cepat, dll), serta rajin memeriksakan kadar gula urine setiap tahun.

Apa yang harus anda lakukan jika telah mengidap diabetes?. Maka sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter, dan ikuti anjurannya dengan penuh disiplin. Juga perlu melakukan diet, karena diet merupakan langkah awal dari usaha untuk mengendalikan diabetes. Namun, sebaiknya ketika melakukan diet perlu disertai dengan olah raga secara teratur. Selain itu, tidak kalah pentingnya adalah melakukan kontrol kadar gula dengan cara mengukur kadar gula dalam darah.

Dapatkah diabetes disembuhkan ?
Diabetes tidak dapat sembuh secara total. Yang penting adalah selalu menjaga kadar gula darah untuk mengurangi gejala dan mencegah timbulnya komplikasi diabetes.
Sumber: Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta

Spondylolisthesis, Tulang Belakang Bergeser

Tulang belakang pada manusia ibarat tiang pada sebuah rumah. Sebagai tiang penyanggah, maka setiap hari bekerja menopang berat atau beban. Pentingnya kekuatan dan kesehatan tiang tersebut maka harus selalu dalam keadaan kuat dan sehat. Jika terdapat gangguan padanya, seperti keropos dimakan waktu, atau rusak karena rayap maka secara perlahan akan mengganggu keadaan rumah. Begitu pula pada manusia, jika terdapat gangguan pada tulang belakang maka akan mengganggu stabilitas tubuh, dan anda akan merasakan tidak nyaman karena nyeri.

Pada keadaan normal tulang belakang tersusun bertumbuk satu sama lainnya dalam satu garis lurus. Pada istilah spondylolisthesis, salah satu ruas tulang belakang bergeser dari tempatnya sehingga mencederai jaringan dan saraf di sekitarnya. Hal ini menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada daerah leher, punggung atas, punggung bawah, tergantung lokasi tulang yang terkena.

Pada masa kanak-kanak penyebab utamanya adalah cedera. Sedangkan pada orang dewasa bisa disebabkan oleh proses degenerative diskus intervertebralis yang memungkinkan terjadi pergeseran. Spondylolisthesis pada dewasa terutama pada wanita diatas 50 tahun, selain karena proses denegeratif keadaan lain disebabkan perubahan kadar hormone estrogen akibat dari proses menopause sehingga hubungan antar tulang dan ligament melemah.

Gejala yang dirasakan adalah nyeri di daerah punggung bawah, pinggul dan bokong. Nyeri dirasakan memburuk jika pada posisi berdiri atau menekukkan tubuh ke belakang dan lebih terasa tidak nyaman apabila memposisikan tubuh condong ke depan. Rasa tegang dan kejang otot juga merupakan gejala yang sering dikeluhkan penderita spondylolisthesis. Dalam kondisi tertentu, dimana terdapat keterlibatan saraf maka penderita akan merasakan kesemutan, rasa kebas, dan kelemahan otot. Pada beberapa kasus juga terdapat keluhan buang air besar dan buang air kecil.

Diagnosis dilakukan melalui anamnesis mengenai gejala yang dirasakan, aktivitas sehari-hari, posisi tubuh dalam pekerjaan sehari-hari, dan hal-hal yang dilakukan untuk meredakan nyeri. Setelah itu dilakukan pemeriksaan fisik seperti postur tubuh, seberapa jauh jarak gerakan yang bisa dilakukan tanpa merasakan nyeri, sensasi sentuhan di tubuh untuk mengetahui ada tidaknya keterlibatan saraf serta kekutan dan reflex otot. Pemeriksaan radiologis juga diperlukan, seperti rontgen, CT-Scan arau MRI untuk melihat struktur jaringan lunak.

Kebanyakan penderita Spondylolisthesis degeneratif tidak memerlukan tindakan operasi, terutama pada kasus dimana tulang tidak bergeser terlalu jauh. Obat-obatan dapat digunakan untuk meredakan nyeri dan mengatasi kejang otot. Selain itu juga disarankan agar pasien membatasi aktivitas harian, menjaga postur tubuh agar tulang belakang lurus, atau dapat juga dengan alat penyanggah tulang belakang.

Ada kalanya untuk mengatasi rasa sakit yang berkepanjangan, maka dilakukan dengan tindakan pembedahan. Pembedahan dilakukan apabila tulang bergeser jauh dari tempatnya atau gejala yang timbul sudah tidak bisa lagi diatasi dengan terapi konservatif. Pada tahap ini gejala yang ada bisa menimbulkan perubahan cara berjalan dan gangguan sistem kemih akibat penekanan saraf oleh tulang yang bergeser. Prosedur operasi yang umum dilakukan adalah laminektomi dan fusi lumbal posterior.

REHABILITASI NON BEDAH

Terapi ini adalah terapi konservatif jika tidak dilakukan operasi. Caranya sederhana dengan kompres hangat, stimulasi ultrasound dan elektrik untuk meredakan rasa nyeri. Kemudian terapi dengan latihan ringan pada tubuh untuk melemaskan otot-otot yang kaku dan terasa kejang. Dalam kondisi tertentu dianjurkan agar terapi ini didampingi dokter ahli atau terapis berpengalaman.

REHABILITASI PASCA PEMBEDAHAN

Pada prosedur operasi tertentu disarankan mengenakan alat penyanggah tubuh belakang selama kurang lebih 4 bulan. Selama 4 bulan pasien tidak boleh berdiri, fisioterapi dan latihan berjalan juga baru boleh dilakukan setelah 4 bulan. Jika dalam kurun waktu tersebut masih merasakan sakit, maka sebaiknya melakukan konsultasi dokter yang terdiri dari dokter orthopaedi spesialis spine surgery, dokter rehabilitasi medik dan fisik, atau dokter spesialis saraf dan bedah saraf.
Bagaimana pun juga tulang belakang adalah ibarat penyanggah beton dalam sebuah gedung. Perawatan rutin wajib dilakukan demi mendapatkan kesehatan dan daya tahan yang lama. Cara terbaik adalah agar selalu memelihara kesehatan anda. Cara yang paling mudah adalah melakukan olahraga secara teratur, memakan makanan bergizi dan mengatur gerakan tubuh sesuai dengan usia anda. (ed)

Anda Memiliki Risiko Komplikasi Hipertensi ?

Apakah anda rajin memeriksakan kesehatan ?. Mungkin anda jarang ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan karena anda merasa sehat ?. Atau anda mungkin salah satu orang yang tidak ingin mengetahui kondisi kesehatan anda ?. Awas, sebaiknya anda jangan menjadi "dokter" untuk diri anda, yang menganggap bahwa anda sehat-sehat saja. Siapa tahu anda mengidap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Hipertensi adalah suatu penyakit yang tidak menimbulkan gejala (asimptomatik), sehingga sering disebut sebagai silent killer. Pada umumnya hipertensi ditemukan pada saat skrining atau pemeriksaan berkala, atau pada waktu berobat ke dokter untuk suatu penyakit lain. Namun tidak jarang penderita baru menyadari adanya hipertensi pada saat telah timbul penyakit.

Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh, dan disebut organ target hipertensi. Hal tersebut sudah terbukti pada berbagai penelitian jangka panjang yang dilakukan di berbagai negara. Dari hasil penelitian - salah satunya - bahwa setiap orang memiliki risiko terhadap hipertensi meskipun tidak ada keluhan sebelumnya.

Umumnya seseorang akan "aware" terhadap risiko komplikasi hipertensi ketika keluarga dekatnya (ayah, ibu, saudara, kakak atau adik) meninggal dunia karena serangan jantung. Apakah anda akan menunggu hal buruk terjadi dahulu pada salah satu anggota keluarga ?. Tentu tidak!. Maka mari kenali diri anda dan apa saja yang menyebabkan terjadinya hipertensi atau tekanan darah yang tinggi.

Pada umumnya komplikasi atau penyulit pada hipertensi dapat disebabkan karena 2 hal, yaitu:
  1. Tekanan darah yang tinggi
    Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan dinding pembuluh darah sehingga dinding pembuluh kehilangan fungsinya secara normal.
  2. Proses aterosklerosis yang cepat
    Pada penderita hipertensi proses aterosklerosis lebih sering, lebih hebat dan timbul pada usia yang lebih muda, terutama pada penderita dengan kadar kolesterol yang lebih tinggi dari batas normal.
Apa saja yang dapat mengalami gangguan akibat komplikasi dari hipertensi ?

  1. Ginjal
    Dapat menyebabkan gangguan struktur penyaring ginjal yang pada akhirnya menyebabkan penyakit ginjal tahap akhir yang menyebabkan penderita dapat mengalami cuci darah. Bila aliran darah ke ginjal, jaringan ginjal atau saluran pembuangan ginjal terganggu, maka fungsi ginjal akan terganggu pula, dan bahkan dapat berhenti sama sekali. Oleh sebab itu pemantauan fungsi ginjal merupakan salah satu hal penting dalam pemantauan hipertensi.
  2. Jantung
    Mengakibatkan terjadinya pembesaran pada dinding vertikal jantung yang akan mengganggu pompa jantung sehingga jantung tidak dapat bekerja optimal sehingga dapat menyebabkan gagal jantung seumur hidup.
  3. Otak
    Mengalami gangguan berupa sumbatan atau pendarahan otak yang dapat mengakibatkan penderita meninggal dunia akibat stroke.
  4. Mata
    Tekanan darah yang tinggi dapat pula menyebabkan retinopati hipertensif atau pendarahan pada retina, sehingga menyebabkan gangguan penglihatan bahkan kebutaan.
Hal-hal yang harus anda perhatikan untuk mencegah komplikasi hipertensi adalah:
  • Mengendalikan tekanan darah dan secara rutin memeriksa tekanan darah untuk memantau risiko komplikasi.
  • Kendali makan dengan kadar gula tinggi apabila anda penderita diabetes.
  • Mengkonsumsi obat sesuai anjuran dokter, secara rutin dan teratur.
  • Secara teratur berolah raga.
TERHINDAR DARI HIPERTENSI, LAKUKAN PEMERIKSAAN:

Hematologi Rutin
Pada pengandang hipertensi yang tidak diobati biasanya akan mengalami peningkatan sel darah putih (leukosit) serta perubahan pada beberapa komponen darah lainnya.

Gula Darah
Hipertensi yang disertai diabetes maupun diabetes yang disertai hipertensi dapat menimbulkan risiko penyulit pada organ penting. Untuk menghindari hal tersebut maka penyandang hipertensi juga perlu secara teratur memeriksakan gula darahnya (gula puasa dan 2 jam PP).

Profil Lemak
Penyandang hipertensi berisiko mengalami penyakit kardiovaskular. Risiko akan semakin besar apabila disertai peningkatan trigliserida, kolesterol total dan kolesterol LDL, serta penurunan kolesterol HDL. Oleh sebab itu sangat penting bagi penyandang hipertensi untuk memeriksakan profil lemak secara berkala.

Fungsi Ginjal
Hipertensi pemicu utama terjadinya kerusakan pada ginjal. Dari hasil evaluasi, 20 - 30% pasien cuci darah adalah penderita hipertensi. Untuk itu perlu melakukan pemeriksaan laboratorium yang berkaitan dengan:
  • Urea N
    Urea Nitrogen merupakan produk akhir dari metabolisme protein yang mudah disaring oleh ginjal. Urea N dalam darah mencerminkan perbandingan antara urea yang dihasilkan dan urea yang dibuang. Urea N dalam darah dapat tinggi pada keadaan penyakit ginjal akut maupun kronik.
  • Kreatin
    Kreatin merupakan pemeriksaan fungsi ginjal yang paling umum digunakan. Namun konsentrasi kreatin akan menunjukkan hasil tidak normal setelah setengah atau lebih kerja ginjal tidak berfungsi. Saat ini penanda baru yang lebih sensitif dari kreatinin dalam mendeteksi penurunan fungsi ginjal adalah Cystatin C.
  • Asam Urat
    Asam urat sangat berhubungan erat dengan hipertensi. Konsentarsi asam urat yang tinggi di dalam darah akan meningkatkan risiko komplikasi hipertensi.
  • Albumin Urin Kuantitatif
    Pemeriksaan Albumin Urin Kuantitatif digunakan untuk menguji saring mikroalbuminuria. Mikroalbuminuria terjadi pada sekitar 30% pasien hipertensi sedang maupun ringan. Uji saring mikroalbuminuria pada penyandang hipertensi dapat digunakan sebagai penanda kerusakan pada ginjal, dan penanda risiko penyakit kardiavaskular dan risiko kematian akibat penyakit jantung lainnya.
Gangguan Elektrolit
Pemeriksaan Natrium

Penyandang hipertensi juga perlu melakukan pemeriksaan natrium karena konsumsi natrium (garam) yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi. Konsumsi natrium yang tinggi akan menyebabkan penarikan cairan ke pembuluh darah sehingga volume sirkulasi darah meningkat, pengisian jantung (preload) meningkat dan peregangan otot jantung bertambah kuat yang menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Pemeriksaan Kalium
Hal ini bertujuan untuk untuk evaluasi keseimbangan elektrolit pada penyandang hipertensi. Kalium yang rendah (hipokalemia) ditemukan pada 80-90% penyandang hipertensi yang disebabkan aldosteronisme primer.

hsCRP (High Sensitivity C-Reactive Protein)
hsCRP adalah pemeriksaan untuk mengetahui tingkat inflasmasi (peradangan). Peningkatan tekanan darah berhubungan erat dengan dengan peningkatan hsCRP. Penyandang hipertensi yang tidak diobatai akan mengalami peningkatan konsentrasi hsCRP sehingga faktor risiko kardiavaskular semakin tinggi. Oleh sebab itu hsCRP juga merupakan salah satu pemeriksaan yang sebaiknya dipantau secara berkala.

(Dari berbagai sumber)

    Agar tetap sehat dan kuat selama menjalankan ibadah haji/umroh

    Ibadah haji adalah ibadah yang amat mulia. Ibadah tersebut adalah bagian dari rukun Islam bagi orang yang mampu menunaikannya. Keutamaan haji banyak disebutkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Berikut beberapa di antaranya:
    • Pertama: Haji merupakan amalan yang paling afdhol.
    • Kedua: Jika ibadah haji tidak bercampur dengan dosa (syirik dan maksiat), maka balasannya adalah surga.
    • Ketiga: Haji termasuk jihad fii sabilillah (jihad di jalan Allah).
    • Keempat: Haji akan menghapuskan kesalahaan dan dosa-dosa.
    • Kelima: Haji akan menghilangkan kefakiran dan dosa.
    • Keenam: Orang yang berhaji adalah tamu Allah.
    Pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji merupakan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menjadi dambaan setiap muslim. Predikat ‘Haji Mabrur’ yang tiada balasan baginya kecuali Al-Jannah (surga) menjadi target utama dari kepergian kita ke Baitullah. Namun, yang juga tidak kalah penting adalah tetap menjaga kesehatan saat melaksanakan ibadah haji/umroh di Tanah Suci.

    Artikel ini mengajak anda untuk tetap memperhatikan kesehatan anda saat berhaji, dengan harapan tips kesehatan yang disajikan dapat bermanfaat untuk anda, karena kesehatan yang prima menjadi salah satu syarat mutlak harus dipenuhi seluruh calon jamaah agar nyaman menunaikan ibadah.

    Agar tetap sehat dan kuat selama menjalankan ibadah haji/umroh, persiapkan fisik anda sebaik mungkin. Caranya, lakukan pemeriksaan kesehatan dini sebelum berangkat ke Tanah Suci, sehingga apabila ada kelainan/gangguan kita dapat mengetahuinya dan secepatnya melakukan pengobatan.

    Berikut ini adalah Panel Check Up pemeriksaan kesehatan calon jamaah. Panel ini bersifat tidak mengikat, tetapi dapat disesuaikan dengan kondisi spesifik dari masing-masing calon jamaah.


    Panel diatas adalah yang berkaitan dengan pemeriksaan laboratorium. Sangat penting dilakukan agar dapat segera diketahui apakah kita dalam keadaan sehat atau sedang mengidap penyakit tertentu. Namun tidak kalah pentingnya adalah melakukan pemeriksaan non laboratorium seperti pemeriksaan fisik, foto dada (rontgen), USG, EKG dan treadmill.

    Tips Tetap Sehat Selama Melaksanakan Ibadah Haji/Umroh
    • Mencari informasi cuaca
    • Mempersiapkan diri terhadap perubahan cuaca, misalnya dengan membawa masker/penutup hidung dan mulut, membawa kipas atau semprotan air, membawa kacamata hitam (untuk melindungi mata dari sinar matahari/ultra violet), dan membawa pelembab kulit dan bibir.
    • Mempersiapkan obat-oabatan pribadi
    • Tetap minum walaupun tidak haus guna menghindari dehidrasi
    • Makan yang cukup, dan mengkonsumsi buah segar
    • Istirahat yang cukup
    • Olahraga ringan setiap hari
    • Senantiasa mandi, mencuci tangan dan menjaga kesehatan tubuh.
    (Dari berbagai sumber)

    Banyak Makan Lele, Menyehatkan Jantung

    Ikan merupakan sumber asam lemak omega 3, yaitu asam lemak dengan ikatan rangkap pada posisi karbon nomor 3 dari gugus metil atau disebut karbon posisi omega. Asam lemak ini merupakan precursor dari thrombaxiane A3 dan prostaglandin I3, zat yang sangat efektif untuk ganti agregasi keping-keping darah. Pencegahan agregasi keping-keping darah dapat mengurangi risiko menderita penyakit jantung.

    Dari penelitian yang dilakukan secara berkelanjutan, para peneliti menemukan pula manfaat lain dari asam lemak omega 3, yaitu menurunkan tekanan darah; membantu merawat kesehatan kulit, terutama dari ekzema dan dermatitis; serta berperan dalam pembentukan cerebral cortese otak. Ini sangat berguna sekali bagi anda yang sering beraktivitas olahraga berat, atau aktivitas-aktivitas yang membutuhkan energi serta reflek yang tinggi.

    Kekurangan asam lemak omega 3 pada hewan percobaan menunjukkan rendahnya penglihatan atau kecerdasan. Meski belum bisa menentukan jumlah omega 3 yang diperlukan untuk mengatur jantung supaya sehat secara efektif, para ahli menganjurkan 20-25% asam lemak esensial yang dikonsumsi berupa asam lemak omega 3. Untuk memenuhinya, mereka mengingatkan untuk tidak menggunakan suplemen minyak ikan secara rutin. Bahayanya antara lain, overdosis vitamin A dan vitamin D yang dapat menyebabkan keracunan dan juga perdarahan.

    SEMUA jenis ikan mengandung omega 3, namun kadarnya berbeda-beda. Ikan yang kaya akan omega 3, antara lain: ikan lemuru, mackerel (sarden), salmon, tuna, dan kembung. Ikan-ikan tersebut hidupnya di perairan dingin dan dalam, sedangkan yang hidup di perairan panas (ikan daerah tropik), kadar lemaknya lebih rendah.

    Tetapi, menurut Sediaoetama dalam ”Ilmu Gizi” jilid II, ikan besar di daerah perairan panas juga mengandung lemak lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang berukuran kecil atau sedang di perairan yang sama. Ikan yang melakukan hibernasi —sepeti yang hidup di dalam lumpur pada saat kondisi air menjadi kering, akan menimbun lemak terlebih dulu sebelum melakukannya.

    Salah satu ikan yang doyan melakukan hibernasi dan diketahui memiliki kadar lemak yang tinggi adalah lele. Itu sebabnya mengapa lele —apalagi yang besar, rasanya gurih. Disamping itu, kualitas proteinnya pun tergolong sempurna (protein lengkap), mengandung semua asam amino esensial yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.

    Lele pemakan segala (omnivora), tergolong ke dalam phylum Chordata, klas Pisces, subklas Telestoi, ordo Ossariophyci, subordo Siluroidae, dan famili Claridae.

    Di Indonesia, terdapat 6 jenis lele: Clarias Batrachus, Clarias Teysmanni, Clarias Melanoderma, Clarias Nieuhofi, Clarias Loiacanthus, dan Clarias Fuscus (lebih dikenal sebagai Lele Dumbo atau King Cat Fish).

    Selain tahan di segala cuaca, pada kondisi ikan lain tidak sanggup hidup, keistimewaan lele juga terlihat dari kemampuannya berkembang biak dengan pesat. Sekali bertelur, 1.000-4.000 ekor berayak dihasilkan. Hal yang lebih penting dari itu, harganya pun tergolong murah.

    Sebab omega 3 umumnya didapat dari plankton, dan plankton banyak terdapat di alam ketimbang di kolam, maka tentunya lele yang hidup di alam bebas lebih baik untuk kesehatan jantung ketimbang ”lele salon” yang hidupnya lebih tentram karena senantiasa digerojok pakan. Agar asam lemak tersebut bisa masuk tubuh secara maksimal, sajikan lele dengan cara tidak menggorengnya. Penggorengan dapat menyebabkan omega 3 larut di dalam minyaknya.(Sumber: Pikiran Rakyat, by Yuga Pramita)***

    Tahukah Anda Hepatitis B ?

    Anda pasti pernah mendengar nama penyakit yang satu ini: Hepatitis!. Kadang-kadang disebut juga dengan penyakit kuning. Kulit dan mata kuning memang salah satu gejalanya. Hepatitis adalah peradangan hati (liver), kebanyakan disebabkan oleh infeksi virus.

    Kebiasaan baik untuk berbagi dengan sahabat seperti berbagi perlengkapan makanan (sendok, garpu dan gelas) yang sudah digunakan, saling meminjam pisau cukur dan gunting kuku, dan mungkin meminjamkan sikat gigi saat terpaksa, bisa berarti berbagi hepatitis juga dengan sang sahabat.

    Ada 5 tipe virus hepatitis yang umum, yakni A, B, C, D dan E. Hepatitis A dan E ditularkan melalui feses (kotoran) dan makanan serta minuman yang terkontaminasi. Kedua jenis hepatitis ini pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, sehingga relative tidak berbahaya. Seentara itu Hepatitis B, C, dan D umumnya ditularkan melalui darah dan cairan tubuh lainnya seperti semen (cairan pembawa sperma) dan sangat berbahaya, karena bisa mengakibatkan penyakit hati menahun termasuk sirosis, gagal hati dan kanker hati.

    Hati adalah salah satu organ tubuh terbesar dan memiliki segudang fungsi, diantaranya mengubah makanan menjadi energy, membersihkan racun dari tubuh, merombak sel darah merah dan memproduksi enzim yang membantu pencernaan.
    HEPATITIS B

    Hepatitis B adalah penyakit serius yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB). VHB menyerang hati dan dapat menyebabkan kanker hati dan sirosis (terbentuk jaringan parut pada hati) jika infeksi VHB terjadi dalam waktu yang lama (kronis). Virus hepatitis B seratus kali lebih mudah ditularkan dibandingkan HIV.

    Satu dari empat orang dewasa yang terinfeksi hepatitis B pada masa mudanya meninggal dunia akibat kanker hati atau sirosis akibat infeksi kronis. Semakin muda usia seseorang saat terinfeksi, maka semakin besar keungkinan infeksi tersebut berkembang menjadi kronis.

    Berapa banyak penderita hepatitis B ?

    - Diperkirakan 2 milyar penduduk dunia telah terinfeksi hepatitis B dan 350 juta diantaranya terinfeksi kronis.
    - 600 ribu penduduk dunia diperkirakan meninggal dunia setiap tahun akibat infeksi hepatitis B, baik kronis maupun akut.
    - Infeksi hepatitis B baru setiap tahunnya paling banyak ditemukan pada anak muda.
    Bagaimana Kita Bisa Tertular Hepatitis B ?

    Infeksi hepatitis B dapat ditularkan melalui darah dan cairan tubuh seperti semen, cairan vagina atau saliva. Penularan ini dapat terjadi melalui:

    - Hubungan seksual dengan penderita hepatitis B.
    - Kontak dengan darah penderita misalnya melalui sikat gigi, alat cukur, pakaian, alat akupuntur, alat manikur, alat tato, atau body piercing (tindik) yang tidak steril. Hanya anda tidak perlu khawatir. Karena hepatitis B TIDAK ditularkan melalui bersin, batuk, berpelukan, atau berpegangan tangan.

    Bagaimana Gejalanya ?

    Kebanyak orang terinfeksi virus hepatitis B tidak menyadari karena tidak merasakan sakit, atau gejala apapun. Naun pada sebgian orang mungkin saja akan muncul gejala seperti:
    - merasa lelah
    - Nyeri perut
    - mual atau muntah
    - demam
    - nafsu makan hilang
    - diare
    - urin berwarna kuning gelap
    - mata dan kulit berwarna kuning

    Anda merasakan gejala-gejala seperti itu, jangan tunggu sampai besok…periksakan diri anda ke dokter !!!!

    Bagaimana Cara Mengetahui Terjadinya Infeksi VHB ?
    Satu-satunya cara mengetahui apakah anda terinfeksi hepatitis B , atau telah sembuh dari infeksi adalah dengan pemeriksaan darah!.

    Beberapa pemeriksaan yang biasa dilakukan untuk membantu diagnosis yaitu:

    HBsAg (Antigen Hepatitis B Surface). Kalau hasil pemeriksaannya positif, berarti anda telah terinfeksi hepatitis B. Jika setelah 6 bulan hasilnya tetap positif, berarti infeksi tersebut bersifat kronis.

    Anti-HBs (Antibodi terhadap HBsAg). Hasil positif menunjukkan bahwa anda telah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B. Anti HBs dapat terbentuk dari vaksinasi atau dari penyembuhan infeksi di masa lampau.

    Anti-HBc (Antibodi terhadap antigen core/inti hepatitis B). Pemeriksaan ini diperlukan untuk membedakan apakah infeksi telah berlangsung lama (kronis) atau infeksi baru. Penafsiran hasil pemeriksaan anti-HBc tergantung pada hasil pemeriksaan HBsAg dan anti-HBs. Berbeda dengan anti-HBs, anti-HBc positif tidak berarti bahwa anda telah memiliki kekebalan terhadap infeksi hepatitis B.
    Jika anda telah didiagnosis hepatitis B maka diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui keparahan dari infeksi VHB. Pemeriksaan tersebut mencakup HBeAg, HBV DNA, dan pemeriksaan fungsi hati. Jika hasil HBsAg dan anti-HBs bernilai negative maka anda tidak terinfeksi oleh hepatitis B. Segera lakukan vaksinasi untuk melindungi anda dari infeksi VHB di kemudian hari.

    Bisakah Infeksi Hepatitis B Dicegah?
    Hepatitis B dapat dicegah dengan vaksinasi. Semua bayi dan anak-anak sampai usia 18 tahun dianjurkan menerima vaksin hepatitis B. Vaksinasi juga dianjurkan bagi orang dewasa yang karena lingkungan dan gaya hidup sering tertular dari pergaulan sehari-hari. Untuk itu, hubungi dokter atau rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan, atau vaksinasi. [ed]

    Deteksi Dini Hipotiroid Pada Kehamilan

    Gangguan tiroid atau orang lebih banyak mengenalnya dengan kelenjar gondok, ternyata 4 sampai 5 kali lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria. Sebagian besar terjadi pada saat wanita sedang mengandung (hamil) karena adanya perubahan hormonal dan metabolisme.

    Fungsi tiroid yang baik sangat penting untuk ibu dan janin yang dikandungnya. Khususnya selama 3 bulan pertama kehamilan, pada saat hanya ibu yang menjadi sumber hormon tiroid bagi sang janin. Gangguan tiroid pada ibu hamil yang paling sering terjadi adalah kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme).

    Hipotiroidisme umumnya ditandai dengan nilai TSH*) tinggi yang ditemukan pada sekitar 2,5% kehamilan normal. Sementara 4% sampai 9% wanita usia subur (usia antara 18 - 45 tahun) diketahui memiliki TSH yang meningkat. Kadar TSH yang tinggi mempengaruhi fungsi tiroid secara signifikan, khususnya terjadi selama kehamilan.

    Individu yang berisiko tinggi untuk mengalami hipotiroidisme selama kehamilan adalah individu yang memiliki:
    • Kecenderungan hipotiroidisme sebelum kehamilan
    • Riwayat penyakit tiroid autoimun dalam keluarga dan diri sendiri
    • Diabetes melitus tipe 1
    • Kelainan autoimun lain, seperti artritis rheumatoid, sindrom sjogren
    • Penurunan cadangan tiroid (kemungkinan disebabkan riwayat iradiasi leher dan tiroidektomi sebagian)
    Penyakit tiroid dan kehamilan memiliki gejala yang sama, sehingga sulit untuk mengetahui gejala yang muncul terlebih dahulu. Hal ini penting untuk dibedakan karena perubahan fungsi tiroid ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi yang parah pada ibu dan anak, sehingga diperlukan evaluasi laboratorium untuk mengetahui status tiroid ibu hamil.

    Pemeriksaan Anti TPO *)

    Salah satu tindakan agar gejalan tiroid dapat diketahui lebih dini, maka dapat dilakukan pemeriksaan anti TPO. Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk:
    • Membantu menegakkan diagnosis penyakit tiroid autoimun
    • Menentukan adanya faktor risiko:
      • Penyakit tiroid autoimun
      • Hipotiroidisme selama terapi interferon alfa, interleukin 2 atau Litium
      • Disfungsi tiroid selama terapi amiodarone
      • Hipotiroidisme pada pasien sindrom down
      • Disfungsi tiroid selama kehamilan dan tiroiditis setelah persalinan
      • Keguguran dan kegagalan pembuahan di luar kandungan
    Kapan sebaiknya dilakukan pemeriksaan Anti TPO ?

    Sebaiknya pemeriksaan Anti TPO untuk wanita hamil dilakukan pada minggu ke 12 sampai ke 20 kehamilan, sedangkan pada penderita disfungsi tiroid autoimun lain, maka waktu pemeriksaan dilakukan tergantung saran dari dokter kandungan.

    Diagnosis dini hipotiroidisme dan pengobatan yang efektif penting dilakukan, khususnya selama masa kehamilan karena komplikasi yang timbul dapat menyebabkan kehilangan janin, hipertensi saat kehamilan, kelahiran prematur, dan dapat juga menyebabkan kelainan perkembangan otak pada bayi.

    *) TSH = Tyroid Stimulating Hormone
    *) TPO = Tyroid Peroxidase Antibodies

    Benarkah, Bersepeda Berhubungan dengan Disfungsi Ereksi ?


    Salah satu momok terbesar dalam kehidupan pria adalah terjadinya malfunction pada alat vital, yang sering disebut dengan kegagalan ereksi, atau disebut juga dengan disfungsi ereksi, dan bahkan lebih seram lagi disebut dengan impotensi!.

    Benarkah bersepeda dapat menyebabkan disfungsi ereksi ?

    Ini adalah tulisan dari penelitian Eddy Randrup, MD dan Neil Baum, MD - ahli kesehatan pria di Amerika Serikat - yang secara bertahun-tahun mengamati dan ikut serta mengobati keluhan pria dalam hal kegagalan ereksi.

    Mekanisme Ereksi Normal
    Ereksia adalah hasil anatomi dan psikologis dari kordinasi syaraf, hormon endokrin dan seluruh sistem pembuluh darah di dalam tubuh. Ereksi normal membutuhkan peningkatan suplai darah ke penis secara simultan saat darah masuk dengan cepat. Pada banyak kasus, impotensi adalah hasil dari kurangnya darah mengalir ke tubuh atau kegagalan urat darah halus menghantarkan darah di dalam tubuh.

    Disfungsi Ereksi
    Kegagalan ereksi dapat disebabkan berbagai faktor. Umumnya disebabkan oleh hal-hal bersifat organik (ketuaan, penyakit di dalam tubuh), atau bersifat non organik (psikologis, obat-obatan, dll). Disfungsi ereksi organik biasa terjadi pada orang-orang tua, dan jarang terjadi pada laki-laki pada usia dibawah 40 tahun.

    Insiden impotensi meningkat sesuai dengan bertambahnya umur. Salah satu yang paling umum pada pria berumur adalah ketidakcukupan pembuluh darah, biasanya terjadi oleh penyakit pembuluh darah yang tersumbat. Formasi plak aterosclerotik atau mampetnya pembuluh darah dapat menyebabkan penyempitan pelvic dan pembuluh penile; yang membahayakan jaringan pembuluh darah erektil dan endothelium, serta terjadinya kebocoran pada urat darah sekunder.

    Bicycle Connection
    Sejumlah laporan kasus telah menunjukkan bahwa bersepeda bisa (maaf, sekali lagi saya sebutkan "BISA" ) sebagai penyebab masalah pada ereksi. Bahkan sepeda stationer pun dapat menyebabkan trauma suplai darah ke penis yang menyebabkan disfungsi ereksi. Awalnya dua laporan di tahun 1970-an mencatat bahwa hubungan antara cedera perineal dan bersepeda jarak jauh menyebabkan gangguan pada ereksi. Dua laporan berikutnya berkomentar mengenai cedera perineal, satu dari bersepeda beramai-ramai, dan lainnya dari kegiatan bersepeda secara teratur (rutin). Laporan terbesar mengenai hubungan antara bersepeda dengan impotensi adalah pada tahun 1997, dimana seorang pembalap (sepeda) bersepeda sepanjang 540 km mempunyai 13% insiden kesulitan dengan fungsi erektil setelah selesai berlomba.

    Trauma Perineal Langsung
    Mekanisme patopsikologis dari cedera hemodinamika yang menyebabkan disfungsi ereksi setelah trauma perineal langsung ditemukan pada tahun 1995. Kajian ini mencatat disfungsi pembuluh darah arteri dan ketidaklancaran pembuluh darah tubuh pada pasien dengan sejarah trauma langsung ke perineum. Faktor-faktor yang berhubungan dengan tipe cedera ini termasuk berat badan pembalap sepeda, kecepatan, dan kerasnya permukaan sadel. Penulis kajian ini menekankan bahwa pesepeda menyokong berat badannya pada sadel sepeda, dimana untuk laki-laki menyebabkan potensi risiko kompresi kronik ke arteri penile dan saraf pudendal. Tercatat, bahwa bersepeda yang berlebihan (beberapa jam per minggu, beberapa mil per minggu, berjam-jam, atau ber mil-mil) berkolerasi langsung atau tidak langsung dengan keluhan urologis, termasuk disfungsi ereksi dan mati rasa (semutan) dari perineal.

    Apakah sekarang Anda menjadi takut bersepeda...?
    No !. Anda tidak usah risau karenanya...
    Tulisan ini dimuat disini bukan ingin menakut-nakuti Anda. Tapi demi pengetahuan kita bersama tentang sejauh mana pengaruh bersepeda dengan kesehatan Anda; khususnya yang berhubungan dengan masalah disfungsi ereksi. Bukankah Tuhan menciptakan segala sesuatu di dunia ini dengan solusinya sekaligus ?.

    That's right !!!

    Menghindari Impotensi saat Bersepeda
    Banyak yang mengatakan bahwa bersepeda dapat menyehatkan badan. Yes, itu memang betul. Bahkan bertolak belakang dari penelitian tentang disfungsi ereksi seperti diuraikan diatas, bersepeda dapat meningkatkan libido atau stamina. Hanya, hal-hal yang terjadi pada diri Anda adalah karena kegiatan yang Anda lakukan, jadi bukan karena sepedanya. Bukan saja tentang bersepeda, tetapi segala sesuatu yang Anda lakukan secara berlebihan akan dapat menyebabkan kerusakan-kerusakan pada tubuh Anda.

    CARA TERBAIK MENGHINDARI IMPOTENSI DISEBABKAN OLEH BERSEPEDA,
    Silahkan cermati hal-hal berikut ini...

    SADEL (TEMPAT DUDUK SEPEDA)
    Satu yang utama dari pencegahan disfungsi ereksi akibat bersepeda adalah perhatian kita terhadap sadel sepeda yang kita gunakan. Pesepeda harus mencegah tempat duduk yang terlalu sempit dan keras. Gunakanlah sadel lembut yang "nose" nya tertuju beberapa derajat ke bawah. Banyak sekali sadel-sadel yang di-design demi keselamatan pengemudi saat ini, maka carilah yang dirancang untuk meminimalisir tekanan pada bagian tengah perineum. Beberapa model sadel ini lebar dan berlapis penuh; yang lain terdapat lubang/parit di bagian tengahnya, dimana penyokong ke tuberosities ischial tersedia di bagian belakang perineum. Sadel ini mengurangi tekanan pada bagian tengah perineum, dimana tempat darah mengalir ke penis. Hindari penggunaan sadel yang kasar, keras, rata (tidak berlubang), dan kecil (sempit); karena hal ini dapat menimbulkan tekanan hebat pada perineum serta syaraf tulang belakang.

    POSISI DUDUK
    Selain menggunakan sadel yang tepat, maka posisi duduk saat bersepeda adalah sesuatu yang sangat penting menjadi perhatian kita. Tinggi atau rendahnya posisi sadel saat Anda mengayuh sepeda sangat berpengaruh pada tekanan perineum. Maka sesuaikan tinggi sadel Anda dengan kondisi badan Anda saat duduk. Yang paling baik adalah dimana posisi kaki Anda masih menekuk sedikit pada saat pedal berada di titik terendah. Selain itu, lakukan sesekali merubah posisi duduk (ke depan/belakang) setelah beberapa lama bersepeda, atau berdiri diatas pedal untuk beberapa saat, agar memberi kesempatan pada darah mengalir ke penis. Jangan duduk pada saat melewati jalanan kasar/rusak atau pada tanah yang berlubang/berbatu.

    SEPEDA DAN BERAT BADAN
    Bagi Anda yang memiliki berat badan diatas ideal (baca: gemuk), maka carilah sepeda berukuran sesuai dengan kondisi badan Anda. Salah satu petunjuk penting bagi orang berbadan seperti ini adalah menggunakan sepeda yang bersuspensi ganda (ber-shock depan dan belakang), para biker sering menyebutnya fullsus (full suspension). Tapi, dengan tetap pada ketentuan penggunaan sadel yang tepat.

    LAMA BERSEPEDA
    Para ahli kesehatan mengatakan bahwa masalah disfungsi ereksi juga berkaitan dengan lamanya Anda bersepeda. Waktu paling ideal adalah maksimal 2 jam, untuk selanjutnya beristirahat selama 30 menit. Meskipun Anda kuat bersepeda dalam waktu yang lama; ingat!, dibalik selangkangan Anda terdapat urat-urat pembuluh darah halus yang tidak sekuat "semangat" Anda. Pembuluh-pembuluh darah halus ini memiliki kerentanan ataupun kekuatan yang sama pada setiap orang. Nafas dan dengkul Anda boleh kuat daripada teman yang lain, tetapi kekuatan urat-urat pembuluh darah "kita" untuk menahan tekanan adalah sama. Maka lakukan istirahat setelah meng-gowes setiap 2 jam. Khusus bagi Anda yang menyukai bersepeda menuruni gunung (downhill/freeride), maka lakukanlah hal itu sebulan sekali dengan hati-hati. Ingat "sesuatu yang berlebihan lebih banyak menimbulkan risiko yang kurang baik".

    MAKANAN PESEPEDA
    Disfungsi ereksi tidak saja disebabkan hal-hal yang bersifat fisik, tetapi juga dapat disebabkan oleh hal-hal non-fisik lainnya. Para dokter kesehatan olahraga menganjurkan untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang, dan alkohol. Hindari makan-makanan yang berlemak tinggi. Hati-hati dengan nasi uduk sehabis bersepeda; karena nasi uduk mengandung kadar kolesterol dan gula yang tinggi. Makanlah makanan yang banyak mengandung karbohidrat, serta STOP SMOKING !.

    Semoga dengan tulisan ini dapat memberikan masukan tentang cara sehat bersepeda bagi pria sejati. Sehat bersepeda....istri pun senaaaaaanggg.... Go wet..eh, go wes trussss !!!

    Thank you !
     
    Copyright © 2015. DIENG TOUR ADN TRAVEL.
    Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper. Distributed By Kaizen TemplatePowered by Blogger.
    Creative Commons License