Showing posts with label Movie. Show all posts
Showing posts with label Movie. Show all posts

Bikin Video Clip Face Body Dancing, Dengan Wajah Kamu Sendiri

Anda pernah mendapat kiriman video orang menari (dancing) dengan wajah Anda atau wajah teman Anda sendiri?. Ahaaaa,,,pasti Anda terkejut dan tiba-tiba saja Anda tertawa terbahak-bahak melihat video clip tersebut. Karena Anda menyaksikan gerakan gemulai Anda berdisko, bahkan tidak saja bernuansa musik seperti ber-gangnam style, beberapa clip bisa pula dibuat dengan setting action seperti saling tinju, silat, kungfu dan lain-lain. Menarik sekali bukan?

Beberapa produsen aplikasi berbasis game dan animasi telah membuat terobosan baru dalam dunia hiburan; yang saya sebut sebagai dunia hiburan dalam genggam (entertainment in your hand). Yakni sebuah aplikasi hiburan dengan flatform android untuk membuat aneka animasi dari foto diri kita sendiri.

Ada 2 aplikasi yang sudah saya coba. Yang pertama adalah jibjab. Aplikasi ini dapat dioperasikan di PC Anda (dan dapat pula Anda download ke smartphone). Ada berbagai koleksi clip yang dapat Anda gunakan, seperti tarian, gangnam-style, atau nuansa musik lainnya. Kualitas gambarnya pun cukup menarik dan bagus. Sayangnya, hasil kerja pada aplikasi ini belum dapat kita download karena berbasis aplikasi berbayar. Tapi Anda tidak usah kecewa, karena JibJab memberi akses link yang bisa Anda kirimkan kepada rekan-rekan Anda melalui email atau Anda share di facebook.


Aplikasi kedua yang tidak kalah menarik adalah FaceJJang. Aplikasi ini dikelola dalam basis android, sehingga hanya bisa Anda download di smartphone Anda. FaceJJang memberi fitur lebih menarik dari JibJab. Cara mendesign wajah dan template clip lebih banyak dan lucu-lucu.


Dari kedua aplikasi diatas, maka saya merekomendasikan Anda mencoba FaceJJang. Cara membuatnya tidaklah sulit. Pertama, tentunya Anda harus membuka aplikasinya. Pada aplikasi FaceJJang Anda harus mengunduhnya terlebih dahulu. Kedua, ya Anda harus memilih template clip yang sesuai dengan keinginan Anda. Ketiga, carilah foto wajah yang cocok dengan face-blank pada template yang Anda pilih. Keempat, Anda upload wajah yang Anda sukai ke dalam aplikasi. Kelima, pilih kata-kata (text) untuk video clip Anda. Selesai!.

Kawan, tidak terlalu detail saya menguraikan bagaimana proses pembuatan video clip wajah Anda sendiri disini. Karena menurut saya memang sangat mudah sekali. Namun perlu Anda maklumi bahwa durasi video memang terbatas. Ini sangat berguna dalam proses rendering pada aplikasi, sehingga tidak memberatkan memory perangkat Anda.

Aplikasi Face-Off lainnya yang bisa Anda coba adalah:
Framy - Connecting Moments 
Face Swap
뽀로로짱/Pororo
iFunFace - Create Funny Videos

Contoh Proyek: JibJab

Bagaimana Menjadi Sutradara Film ?

Artikel terdahulu sudah mengajak anda membuat film pendek. Ada 10 Tips Membuat Film Pendek yang (mungkin) sudah anda coba. Hasilnya tentu sudah dapat anda nikmati. Bukan begitu ?. Masalahnya apakah produksi anda siap tayang?. Apakah anda sutradaranya ?. Apakah ada kesulitan dalam menyutradarai film anda ?. Jika anda sutradaranya, sudahkah anda memahami peran anda?. Mungkin anda masih bingung dengan peran anda, sehingga muncul pertanyaan...

Bagaimana menjadi sutradara itu?.

Gak ada kata yang pas menjawab pertanyaan di atas. Paling gampang untuk menjadi seorang sutradara adalah: ambil kamera (baca: camcorder), and starting to direct!. Yuhuu.., you're a director!.. kamu sudah jadi sutradara…. Apa segampang itu?. Ya! Kalau maunya cuma segitu. Tapi maksud kamu pasti bukan yang sederhana seperti itu. Ya kan?. Maka judul diatas mari kita ganti menjadi Bagaimana Menjadi Sutradara Profesional atau "How do I become a professional, paid film director ?".

APA SEBENARNYA YANG DILAKUKAN SEORANG SUTRADARA?

Banyak orang gak tau apa sebenarnya yang dilakukan seorang sutradara film. Tapi kalau kita harus strictly to the point, maka seorang sutradara adalah orang yang bertanggung jawab atas layaknya sebuah film untuk dilihat, layaknya suara-suara yang diperdengarkan dan layaknya aktor memerankan adegan.

Seorang sutradara adalah orang yang selalu berada di lokasi set. Dialah yang berperan penting dalam hampir semua aspek pembuatan film. Mulai dari menyetujui model kostum yang dipakai, audisi para pemeran (casting), menentukan sudut pengambilan gambar (camera angle), menciptakan nuansa dan atmosfir adegan, menentukan gaya penampilan  pemeran, dan segala macam kreatifitas-kreatifitas yang harus ditampilkan oleh sebuah film. Tapi ini bukan berarti bahwa seorang sutradara mengerjakannya sendiri. Dia harus bisa memimpin sebuah departemen produksi untuk bersama-sama melakukannya, seperti kameraman, petugas lighting, juru rias, petugas dekor, dll.

Seorang sutradara professional harus bisa membuat ide-ide kreatif bersama seluruh pimpinan produksi. Mereka harus berkolaborasi!. Mengapa? Karena masing-masing pimpinan produksi pastilah memiliki keahlian masing-masing. Sehingga masukan ide kreatif dari masing-masing ahli itu akan sangat membantu untuk menciptakan film yang baik. Biasanya seorang sutradara selalu didampingi penulis naskah pada saat proyek film akan dimulai. Selanjutnya bersama editor dan peñata musik pada proses akhir. Itulah sebabnya mengapa seorang sutradara harus bekerja mulai dari awal sampai akhir…

Dalam beberapa kondisi seorang sutradara kadang-kadang juga sebagai produser atau penulis naskah. Tapi umumnya seorang sutradara rada ogah menjadi kameraman. Karena sutradara harus lebih fokus pada pengaturan adegan. Masalah pengambilan gambar akan lebih baik dipercayakan kepada DOP (Director of Photography) yang bertanggung jawab pada kamera dan lighting. Karena pada dasarnya kameraman gak penting-penting amat memperhatikan penampilan actor. Mereka lebih fokus bagaimana menciptakan gambar-gambar yang bagus dan layak ditonton pemirsa.

Berbeda dengan sutradara film independent, maka biasanya sutradara akan merangkap beberapa jabatan didalam proyek film. Bisa saja dia sebagai produser, penulis naskah, kameraman, dan penyandang dana. Bahkan kadangkala dia pun bisa sebagai editor.

Ada dua cara kehidupan seorang sutradara dalam bekerja. Mereka bekerja sebagai sutradara lepas (freelance) yakni direkrut oleh berbagai produser atau perusahaan produksi film untuk menangani proyek film, atau mereka bekerja pada sebuah production house sebagai karyawan. Pilihan kedua biasanya lebih disukai karena pendapatan seorang sutradara akan lebih stabil. Tapi, pilihan mana pun yang dijalani, mentalitas sebagai seorang sutradara professional adalah hal yang utama. [ed]


10 Tips Membuat Film Pendek

Anda ingin membuat film? - khususnya film pendek. Film pendek dapat berupa liputan, teaser, atau spot iklan berdurasi 30 detik. Dengan mudahnya menemukan alat pembuat film (kamera, misalnya - dan bahkan dapat menggunakan ponsel), maka anda pun bisa menjadi seorang profesional memproduksi sebuah karya film. Apalagi sekarang sudah begitu banyaknya media tayang yang dapat anda gunakan untuk memutar film anda. Sebut saja televisi lokal yang sudah ada di setiap kota, atau social server seperti youtube. Daripada bikin film yang kaga-kaga, mending bikin film serius sekalian....

Artikel ini mencoba memberi masukan beberapa langkah dalam membuat film pendek, dan khususnya bagi para pemula seperti pehobi film, mahasiswa dan lain-lain. Tujuannya jelas agar pembuatan film anda lebih efektif, efisien dan berkualitas tayang. Meskipun begitu, ini merupakan saran-saran saja berdasarkan pengalaman. Uraian dalam artikel ini bukanlah bersifat mutlak. Dapat dikembangkan berdasarkan pengalaman dan keahlian masing-masing. Satu guru satu ilmu silahkan berbagi. Tambahkan dan lengkapi artikel ini dengan pendapat dan masukan anda pada kolom komentar.

Ada 10 Tips yang perlu anda simak saat ingin membuat film pendek:

  1. Apakah film Anda layak ditonton. Sebelum semuanya dimulai, maka selayaknya kita bertanya: apakah semua orang pasti menonton film yang akan kita buat ?. Jawabnya, No!. Artinya tidak semua orang ‘pasti’ akan menonton film kita. Sebelum menulis skenarionya, mari tanyakan kepada diri sendiri terlebih dahulu; mengapa orang harus menonton film yang akan kita buat.
  2. Jangan mulai produksi tanpa adanya budget. Film, meskipun sederhana sangat membutuhkan biaya!. Besar biaya memang tidak terbatas, bisa besar bisa kecil. Dengan membuat prakiraan biaya (budget), maka kita akan lebih tahu apa yang harus kita lakukan dengan uang yang dimiliki. Produksi tanpa budget menyebabkan rencana-rencana tidak bisa diprediksi. Apalagi jika uang yang tersedia tidak mencukupi, bisa-bisa film yang sedang dikerjakan tidak selesai-selesai.
  3. Minta persetujuan pihak-pihak yang terlibat. Sebelum shooting dilakukan, ada baiknya meminta persetujuan tertulis dari pihak-pihak yang terlibat didalam film, seperti aktor/aktris, music director, artwork, sponsor, atau siapa saja yang ingin berkontribusi. Bereskan dulu semua ini!. Karena kalau memintanya saat shooting dimulai, maka ‘kemangkiran-kemangkiran’ dari pihak-pihak tersebut akan terasa sulit dimintakan pertanggung jawabannya. Maka, do it Now!.
  4. Buatlah film pendek memang pendek!. Penulis naskah dan/atau sutradara harus bisa memenuhi standar yang menyatakan bahwa sebuah film adalah film pendek. Bertele-tele dalam penyajiannya akan membuat penonton bosan. Jika itu film pendek..maka harus pendek. Meskipun sulit, tapi memang harus begitu. Standar film pendek adalah berdurasi 30 detik, dan maksimal 30 menit!.
  5. Jika memakai aktor yang tidak professional, maka lakukan casting. Tidak lepas kemungkinan film pendek dibintangi oleh aktor/aktris yang tidak professional (amatir). Ini sih wajar-wajar saja. Apalagi mereka (mungkin) tidak dibayar. Tapi untuk memilih karakter-karakter pemain yang sesuai, wajib melakukan pemilihan peran (casting). Jangan memilih orang sembarangan apalagi casting baru akan lakukan beberapa saat menjelang shooting. Berbahaya!.
  6. Tata suara sebaik-baiknya. Tata suara yang buruk pada kebanyakan film pendek (meskipun memiliki konsep cerita menarik) menyebabkan tidak nyaman ditonton. Gunakan perangkat pendukung tata suara seperti boom mike untuk mendapatkan hasil yang baik. Kalau gak punya, beli atau pinjam aja…
  7. Yakin OK saat shooting, jangan mengandalkan post-production. Saat ini semua film kebanyakan dikerjakan dengan kamera digital. Maka tidak sulit untuk memeriksa apakah semua hasil shooting sudah memenuhi sarat atau belum dengan melakukan playback. Periksa semua! frame dialog, tata suara, pencahayaan atau apa saja. Apakah sudah sesuai dengan kualitas yang diinginkan ?. Sangat penting; periksa setelah shooting, bukan pada saat paska produksi.
  8. Hindari pemakaian zoom saat shooting. Kameraman yang baik adalah yang bisa mengurangi zooming. Kecuali bisa dilakukan dengan sebaik mungkin. Mendapatkan gambar lebih dekat ke objek sangat baik menggunakan dolly, camera glider, atau lakukan cut and shoot!.
  9. Hindari pemakaian efek yang tidak perlu. Sebuah film pendek banyak mengandalkan efek-efek seperti; memulai film dengan alarm hitungan mundur (ringing alarm clock), transisi yang berlebihan seperti dissolves/wipe, dan credit titles yang panjang. Pikirkan dengan baik, apakah hal-hal ini perlu ditampilkan atau tidak. Pilihan yang sangat bijak jika semua itu tidak terlalu berlebihan.
  10. Hindari shooting malam di luar ruang. Suasana gelap adalah musuh utama kamera (camcorder). Pengambilan gambar diluar ruang pada malam hari sangat membutuhkan cahaya. Apabila tidak menggunakan lighting yang cukup maka hasilnya akan jelek sekali. Meskipun dapat melakukan color correctionpada saat editing, tapi sudah pasti dapat menyebabkan noise dan kualitas gambar menjadi drop. Paling baik adalah merubah skenario menjadi suasana siang hari. Tidak akan mengganggu cerita toh?.
Setelah anda menguasai tips di atas, maka cobalah mencari ide cerita. Berkumpul bersama teman bisa membuat ide cerita semakin berkembang. Saya yakin banyak yang ingin menjadi bintang di film anda. Selain mereka mudah diarahkan, tentu pula gratis tanpa tuntutan honor. Selanjutnya, bagaimana mengedit film anda: nantikan artikel berikutnya. [ed]

World War Z

Juni 2013, siap-siap Anda akan diserang Zombie. Meskipun hanya menyaksikannya dalam film besutan Sutradara Marc Forster, tetapi teknik 3D Cinematografi yang apik membuat kita seakan berhadapan dengan aneka rupa zombie yang menakutkan.

Film spektakuler yang dibintangi Brad Pitt ini memang luar biasa. Dengan modal lebih dari 125 juta dollar, film ini akan mengetengahkan adegan mengerikan tentang perang melawan zombie. Lebih dari 3000 orang terlibat dalam pembuatannya.

Film yang digarap dari novel berjudul sama: World War Z karangan Max Brooks dan skenarionya ditulis oleh Matthew Michael Carnahan ini mengambil kisah tentang perang melawan zombie yang akan menguasai dunia.Dalam salah satu wawancara televisi Max Brooks menyebutnya sebagai Perang Dunia Z.

Bagaimana kisahnya...

Adalah keluarga bahagia Gerry Lane (Brad Pitt) seorang pekerja di PBB yang tinggal di Amerika Serikat mendapat informasi bahwa segerombolan zombie akan menguasai dunia dan menjatuhkan negaranya. Seperti halnya film bergenre 'kepahlawanan sipil' Amerika, maka Gerry pun terpanggil untuk menyelamatkan keluarga dan masyarakat dari kepunahan manusia dari zombie. Pendemi zombie yang begitu cepat membuat pemerintah kelabakan. Bersama-sama dengan pasukan PBB Gerry pun hadir sebagai tokoh sentral berperang menghadapi zombie. Berhasilkah dia menyelamatkan dunia dari perang ini...?

Brad Pitt, sebagai Gerry Lane memang tidak diragukan lagi perannya. Didukung ilustrasi musik yang memukau dari Marco Beltrami (pengisi ilustrasi musik dan efek suara pada film-film kolosal), menambah gemuruhnya adegan-adegan zombie yang mengerikan di film ini. World War Z diperkirakan akan rilis pada Juni 2013 dengan teknologi 2D dan 3D. Hiiiii....menyeramkan....!!!.




William Bradley "Brad" Pitt terkenal sejak pertengahan tahun 1990-an setelah membintangi sejumlah film Hollywood, di antaranya Interview with the Vampire (1994) dan film thriller Se7en (1995). Brad Pitt pernah mendapat nominasi Academy Awards dan memenangi Golden Globe Awards, keduanya untuk peran dalam film Twelve Monkeys (1996). Pitt kemudian berperan dalam film hit internasional Ocean's Eleven (2001) dan dua sekuelnya Ocean's Twelve(2004) dan Ocean's Thirteen (2007). Dilanjutkan oleh peran dalam film terbaik, Troy (2004) dan Mr. & Mrs. Smith (2005). Pitt kembali mendapat nominasi dalam ajang penghargaan Academy Awards tahun 2008 lewat perannya dalam film sukses The Curious Case of Benjamin Button. Kesuksesannya membawanya masuk dalam jajaran selebriti papan atas dunia. Pitt juga aktif dalam kegiatan sosial dan ditunjuk sebagai duta PBB bersama dengan kekasihnya Angelina Jolie dan sering menggalang dana amal dalam jumlah besar disamping mengunjungi tempat-tempat pengungsian korban bencana dan perang.



Movie: Real Steel (2011) - BluRay 720

In 2020, humans have been replaced by robots in boxing. Charlie Kenton (Hugh Jackman) is a former boxer who owns such a robot, Ambush, competing in unsanctioned matches and in exhibitions with it. At a rural fair, Ambush is destroyed by Black Thunder, a bull belonging to promoter Ricky (Kevin Durand). Having made a bet that Ambush would win, Charlie now owes Ricky $20,000, which he doesn't pay before leaving.

Charlie is informed his ex-girlfriend has died, and that he must attend a hearing to decide the fate of his preteen son Max (Dakota Goyo). Max's wealthy aunt Debra (Hope Davis) and uncle Marvin (James Rebhorn) want full custody, which Charlie gives them in exchange for $100,000, half in advance, on the condition that Charlie take care of Max for three months while the couple are away on a second honeymoon.

Charlie and Max meet with Charlie's childhood friend Bailey Tallet (Evangeline Lilly), who runs the boxing gym of her deceased father, Charlie's old coach. There, Charlie buys a secondhand World Robot Boxing league (WRB) robot, the once-famous Noisy Boy, and arranges for it to fight the illegal circuit's champion, Midas, at a venue belonging to his friend Finn (Anthony Mackie). Partly due to both his inexperience with Noisy Boy's combinations and his own overconfidence, Charlie ends up losing control of Noisy Boy and Midas destroys it.

Charlie breaks into a junkyard with Max to steal scraps that he can use to put a new robot together. There, Max falls over a ledge, where he is saved from doom by getting snagged on the arm of a buried robot. After Charlie pulls Max back up, Max digs out the entire robot, called Atom. On Max's insistence, Charlie takes it back to Bailey's gym, where they discover Atom is an obsolete Generation-2 sparring bot built in 2014. Atom has been designed to sustain massive damage, but is unable to deal much damage itself. Partly due to both Max's insistence and Charlie needing money, the duo takes Atom to fight an unsanctioned outdoor match against a robot called Metro, and Atom wins, earning back some of Charlie's money.
Max later upgrades it to take vocal commands using spare parts from Noisy Boy and the spin frame from Ambush and successfully convinces Charlie to train the robot. Atom's string of subsequent wins and high-speed maneuvers, which were rarely seen from a robot, attracts the attention of a promoter from WRB, who offers Atom a professional fight against a robot called Twin Cities. Charlie accepts, and Atom wins again, thanks to Charlie's boxing experience allowing him to locate and take advantage of a small tell in Twin Cities' punch. Revelling in their subsequent novelty attention, Max challenges WRB champion Zeus, designed by genius Tak Mashido (Karl Yune) and sponsored by wealthy Farra Lemcova (Olga Fonda), who before the match tried to buy the upstart Atom.

As Max and Charlie leave after the Twin Cities fight, Ricky and his men attack them, and steal their winnings. Feeling guilty, Charlie returns Max to his aunt and uncle, feeling Max will be safer with them and refusing the second half of the money he was promised. Bailey convinces him that he can be a better father. Debra allows Charlie to take Max out for one last night, to the Zeus-Atom match. Zeus severely damages Atom while also getting injured, a first for Zeus. Ricky, who had bet Finn $100,000 that Atom would not last the first round, tries to slip away, but is cornered by Finn and his colleagues. In the fourth round of the five-round match, Atom's vocal receptors are damaged, and Atom must fight the last round in shadow-boxing mode, copying Charlie's moves from the aisle. Zeus, now controlled manually by a furious Mashido, expends energy on trashing the defensive Atom, running low on power and turning sluggish as a result. The fight swings in Atom's favor as he overwhelms the weakened Zeus, even knocking the seemingly invincible champion down once, but Atom is unable to win before the round ends. The judges declare Zeus the winner on points, but the near-defeat leaves the Zeus team humiliated. Atom is labeled the "People's Champion" as he, Charlie, and Max celebrate their success.


Film laga fiksi ilmiah “Real Steel” di setting pada masa depan, dimana olahraga tinju tidak lagi dilakukan oleh Manusia, melainkan oleh Robot.

Charly Kenton (Hugh Jackman) memerankan seorang promotor tinju yang notabene juga mantan petinju di masanya. Charly mengurus sebuah robot miliknya seberat 1 ton dan setinggi 3 meter yang bertanding tinju.

Charly menghasilkan banyak uang dari mempertarungkan robot tersebut, berpindah dari tempat bertanding “Underground” satu ke tempat lainnya.

Disaat Charly dalam masa terpuruknya, tiba-tiba Charly dihadapkan dengan kenyataan bahwa dia punya seorang anak laki-laki bernama Max (Dakota Goyo).

Bersama Max, Charly terus melatih Robotnya untuk kejuaran yang sudah di depan mata. Mereka berada di arena yang brutal, seperti tidak ada yang akan selamat keluar dari kondisi seperti itu, namun Charly dan anak nya Max melawan semua rintangan untuk menjadi yang terbaik.


Total Size: 700 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Fright Night 3D (2011) BluRay 720p - Horror

Twenty-six years ago, "Fright Night" premiered in theaters and went on to become a fondly remembered title amongst horror fans. The movie cleverly combined horror and humor to create a fresh take on the vampire and teen horror genres which had started to grow stale. While the movie spawned a largely forgettable direct to video sequel, the original film has remained popular over the years. So, when I first heard that they were planning on remaking the film I was skeptical as I felt it would be very difficult to match the original film.

Boasting an impressive cast which includes Anton Yelchin, Colin Farrell, David Tennant, Christopher Mintz-Plasse, and Toni Collette, the remake does not try to reinvent the wheel, but instead takes the formula of the original and creates an entirely new entry into the saga.

For those unfamiliar with the series, Yelchin stars as Charlie Brewster, a young man who is trying to balance watching over his single mother, and his growing relationship with a girl way out of his league named Amy (Imogen Poots). He is also wrestling with becoming part of a cooler crowd at the cost of alienating his geeky former best friend, Ed, played by Christopher Mintz-Plasse.

Colin Farrell plays the handsome and suave new next door neighbor who easily charms Charlie's mom, played by Toni Colette. Unbeknownst to his neighbors, the charming and charismatic Jerry, played by Colin Ferrell, is actually a vampire who's come to their Las Vegas suburb to continue his nighttime hunts. Ed has become suspicious of the recent disappearances in their community and confides to Charlie that he's had Jerry under surveillance and knows that he is a vampire.

Needless to say this does not sit well with Charlie, who distances himself further from Ed. But when Ed goes missing, Charlie decides to do some investigating of his own. Charlie turns to a local Vegas performance artist named Peter Vincent (David Tennant), whose vampire-themed show portrays him as an expert in fighting the undead. While at first skeptical over Charlie's claims, a few devastating confrontations with Jerry and his minions forces Vincent to rethink his role. The two unlikely allies soon find themselves in a deadly race against time to defeat Jerry and save their loved ones before it's too late.

The film cleverly combines horror and comedy and does a good job of providing some suspenseful moments in between the blood and gore, managing to squeeze in more than a few laughs along the way. While not overly scary, the visual effects work is solid and aside from the converted 3-D is a really enjoyable to watch. The film would've been much better had it been shot in 3-D or simply left as a 2-D film as the conversion really didn't offer anything of value as is often the case in these lab converted efforts.

The cast works very well with one another and Farrell cheekily introduces a few new wrinkles to the vampire lore. I really enjoyed David Tennant's performance and should they do a sequel I certainly hope that they bring him back. Anton Yelchin gives a reliable performance but I was surprised that Christopher Mintz-Plasse did not have a bigger role but he does have some memorable moments in the film. What really impressed me was that the film did not attempt to do a shot-by-shot remake of the original but instead took the premise of the original and offered a fresh take that easily could have been issued as the third chapter in the series rather than a reboot. While there were nods to the original, outside of the premise it was very much its own film.


The film is not going to set any high marks for new standards in horror nor is the plot fresh and original. It simply knows what its target audience and source material are and sets a course right down the middle without attempting to deviate too much one way or another. "Fright Night" just might be perfect for those looking for a dose of nostalgia and some highly suspenseful, fun entertainment.


Total Size: 700 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Legendary Amazons (2011)

Based on the same stories behind Shaw Brothers classic The 14 Amazons, director Frankie Chan's Legendary Amazons stars Cecilia Cheung - and that means trouble before even seeing the movie. If you must know right away, the film is simultaneously unimpressive and entertaining, but back to Cheung: the former Mrs. Nicholas Tse is a publicity nightmare bar none, what with her past scandals, constant presence in tabloids, and well-documented on-set issues during the making of this and other films on her 2011 comeback trail. We need to sweep all of this Cecilia Cheung craziness away from any discussion of Legendary Amazons because if we factor it in, the film will play second fiddle to the bewildering spectacle of a former Best Actress winner who’s seemingly looking to destroy her own career and reputation. The straight skinny on Cheung: she's in this film, she makes a lot of over-emotional faces and she generally does not shame or enhance the actual movie experience.

One more thing: Cheung is far too young for her role. The early-thirties Cheung plays Mu Guiying, a should-be forty year-old warrior who married into the Yang Clan at an early age. Guiying is married to Yang Zongbao (Richie Jen), son of Princess Chai Meirong (Liu Xiaoqing) and sixth Yang son Yang Yanzhou (dead, not in this film). Yanzhou's mother, She Taijun (Cheng Pei-Pei), presides over the whole clan, whose women are capable ass-kickers but do so without their men, most of whom died defending the Song Dynasty from foreign invasion. When the film opens, Yang Zongbao is the latest of her offspring to get offed (Richie Jen, gone for the whole film? Noooooooo!), leaving Guiying’s son Wenguang (Xiao Mingyu) as virtually the last Yang male. However, the corrupt Song officials aren't so sympathetic to the family’s lack of Y chromosome and decide to make Wenguang into their latest military leader/cannon fodder. His assignment: take on the vastly larger and also cartoonishly barbaric invaders from Western Xia.

The Yang women don't like having the remaining Yang heir head to his probable death, especially since he’s young and not as skilled as his many sisters, cousins, aunts, great-aunts and also his mom, grandma and great-grandma. Yes, there are four generations of women warriors in the Yang Clan, and outside of a few they all look twenty to thirty years of age. One could claim poor suspension of disbelief right there, but that's just how the film rolls - take it or leave it. Thankfully, the women can kick ass, which they do with cool weaponry, obvious fight training and very necessary wirework. Legendary Amazons entertains with unrealistic, over-the-top and very plentiful action sequences. The set up to the Yang Clan’s story is muddled and uneven, but after about thirty minutes the women are fighting foreign invaders in the desert, and the action never really lets up. There's a fun and uneven nineties-era vibe to the fighting female action, which helps offset the film's many detriments.

Frankie Chan hails from an earlier Hong Kong Cinema time, when filmmaking was shoot-from-the-hip, overwrought and given to sometimes entertaining sloppiness. Legendary Amazons feels like a product of that era, except with filmmaking innovations like visual effects – which the film uses terribly, by the way. Green screen work here is shoddy and unconvincing, and sometimes takes the audience out of the film. Acting, script and storytelling aren't much better (though the subtitles are entertaining, natch). Few of the actors acquit themselves well, the story never earns any emotion, and characterization is so routine that it’s hard to distinguish the Yang women from one another. Ultimately, the women are only recognizable if you know the characters from history or fiction, or if you know the actors themselves. Some familiar faces are present: Kathy Chow and Yukari Oshima (The Osh!) make rare movie appearances, as do eighties fixtures Wu Ma and Lin Wei. Grace Yip (Y2K from Gen-X Cops) appears in the background for no apparent reason. If you're not excited by this Hong Kong Cinema name-dropping, nobody over here will blame you.


For a fictionalized historical epic, Legendary Amazons is a bust, offering little besides its assumed "girl power" message and perfunctory placement in Chinese history. The film only covers part of the Yang Clan's story anyway (more will be told in Ronny Yu's Saving General Yang), and fails to convey the impact or importance of their valor or sacrifice. One wonders why S.A.R.F.T. didn't rebuke the filmmakers for referencing history poorly, but since they didn't we get this unconvincing and yet still entertaining relic. If you don't take the film seriously, ignore the obligatory drama and just go with the flow, the plentiful and goofy action may be enough to get you through. Anyway, you should stick around until the end to see Yukari Oshima hopping through the battlefield on pogo shoes. Yes, pogo shoes! Also, true to executive producer Jackie Chan, we get an end credits blooper reel showing the actors dropping swords, slipping on ice, getting tangled in wires, etc. The outtakes remind that action movies require effort and sometimes injury, and if nothing else, Legendary Amazons deserves respect for that. (Kozo, 2011).

Total Size 400 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: N/A

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Once Upon a Time in Tibet (2010)

Once Upon A Time In Tibet adalah sebuah film romantis dengan latar belakang Perang Dunia II kala Cina berperang melawan Jepang. Film yang diluncurkan April 2011 di Beijing ini menampilkan aktor/penyanyi Taiwan Peter Ho Jun-tung (The Monkey King, Kamen Rider 555:Paradise Lost), aktris Xiao Song Jia (Red Cliff, Curiosity Kills The Cat), model asal Amerika Joshua Hannum, komposer Taiwan Tino Bao dan penyanyi Tibet San Mu Ke.

Dikisahkan, Robert Smith (Joshua Hannum) adalah pilot Amerika yang terluka berat pasca kecelakaan pesawat. Nyawanya diselamatkan oleh Yongcuo (Xiao Song Jia), seroang gadis Tibet yang diasingkan karena dianggap pembawa sial. Cintapun tumbuh diantara mereka dalam keterbatasan bahasa. Di lain sisi, pemuda Tibet, Jiangcuo (Peter Ho) memimpin pasukan untuk mencari Robert Smith yang disangka pembunuh.

Film ini merupakan film kedua karya sutradara Dai Wei. Film sebelumnya, Ganglamedo adalah film musikal yang juga berkisah tentang kehidupan masyarakat Tibet. Dai Wei sendiri saat ini sedang menggarap film ketiganya untuk melengkapi trilogi Tibet.

“Membutuhkan tiga tahun untuk menyelesaikan film ini. Orang-orang pergi ke Tibet untuk membuat film, tapi saya membuat film untuk Tibet. Tempat ini sungguh-sungguh memberikan saya inspirasi untuk menghasilkan karya terbaik”, ungkap Dai yang rela mondar-mandir Tibet hingga 30 kali selama kurun waktu 12 tahun observasi.

Film yang memakan waktu syuting dua bulan itu juga menghadirkan deretan artis muda bersinar seperti Peter Ho, aktor/penyanyi Taiwan yang dipuja banyak perempuan. Pemuda kelahiran 1975 yang punya hobi fitness ini harus rela terlihat ‘dekil’, jauh dari imagenya dengan wajah putih kinclong. “Susah sekali mendapatkan tempat untuk mandi selama syuting”, ungkapnya. Sementara Song Jia, nominee Golden Rooster Awards itu sempat jatuh sakit selama syuting. Baik dia maupun Peter berusaha keras untuk belajar tentang budaya Tibet serta dialek sehingga terdengar pas di telinga penonton.

Selain menampilkan kisah cinta romantis, film ini juga akan memanjakan mata Anda dengan pemandangan dataran tinggi Tibet yang sangat indah yang ditangkap secara seluloid oleh sinematografer terkenal Taiwan Mark Lee Ping Bing (In The Mood For Love) seperti pemandangan di Lhasa juga Danau Namco.

Total Size 600 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

The Woman Knight Of Mirror Lake (2011) BluRay 720p

It's the centennial year of China's overthrow of its centuries long imperial rule spanning a number of dynasties, and it's no surprise for films coming out of the Chinese territories to be putting out more patriotic, biographical fare of its martyrs and heroes, some more well known like Dr Sun Yat-sen in Jackie Chan's 1911, while others perhaps not so with Qiu Jin, the titular woman knight, known for her progressive thinking and feminism, although my interest was stoked with her character's appearance to kickstart Jackie Chan's film. So having it released post 1911, may be a shrewd move given the trailer for the film had been played for months already before finally being released.

Director Herman Yau may seem like the director to go to if not to latch onto any popularity wave as far as film franchises and genres go. With his Ip Man: The Legend Begins, he took on the character outside of the Wilson Yip-Donnie Yen universe and gave it his own spin with Alex To in the lead, and had a claim to some legitimacy with the casting and roping in of Ip Man's direct descendant Ip Chun as technical reference as well. It's been a long way since his earlier days of achieving cult status with his iconic Category III films like The Eight Immortals Restaurant and Ebola Syndrome, to being at the helm of a film celebrating the life and times of a Chinese heroine when interest has turned toward biographical stories of historical characters.

Actress Huang Yi, better known for her role in Overheard 2 and the campy Treasure Inn, plays the title character who is born into privilege, but having am inquisitive streak and mind of her own, challenging customs and traditions at a young age. Skilled in both the written word and in martial arts, she's an intellect with an independent mind, but is still constraint by societal rules, which at the time under Manchu Qing rule, had in place rather regressive norms such as bound feet and lack of education for women, in order to keep them docile and submissive due to a physical handicap passing off as beauty. Needless to say her shock jock tactics such as dressing in man's clothes do not gain approval from her government official husband (Kevin Cheng) who sees it as a lost of face amongst his peers, and determined to find her true calling, pack up and left for Japan, where she meets similar minded peers including Xu Xilin (Alex To) where the seeds of revolution got incepted and cultivated.

Credit has to go to the scriptwriters to produce a well researched into biographical story, having Qiu Jin's multi-faceted life, roles and talent all incorporated into the character, without feeling repetitive. And in doing so you'll marvel at and admire her talent for poetry, martial arts (though for entertainment sake she fights like she can take on Wong Fei-Hong and Ip Mam together) and her rousing speeches on revolution, although with the latter it's more of a fight against an oppressive regime that condones the lack of female rights. And not only that, her uphill battle involves changing mindsets even amongst the educated women themselves, who have already ingrained what the skewed norm is. If anything her involvement in revolution came from the need to overthrow existing mindsets and provide the level of freedom and equality for her gender in China. And surprisingly Huang Yi manged to pull the character off, as she hadn't really had any role quite in the same league, or noteworthy of a challenge to begin with.

This is one film that was absolutely better than the promotional trailer made it out to be, which was quite the bore as it played out just about every aspect of the film and was a tad overlong, so thank goodness the film was way better delivered. We begin at the tail end of Qiu Jin's revolutionary life with the assault of her Dayong school, a front to train civil servants but in fact used as a training ground for revolutionaries, and slowly from flashbacks we get glimpses into milestones of her life, shifting backward and forward through transitions that worked at times, while others quite clumsily executed, though nothing more than to grab your attention to its technicality with limited impact to the plot of course.

The other gripe I had was with its martial arts. Granted the kung fu set action pieces would draw crowds but I've just about had a limit with wire-work stunts executed in physics-defying fashion. It's a historical biography, and the fight choreography could have been more subtly executed rather than to break the laws dictated by science. You can have superhuman throws in fantastical, mythical stories, but for something like this, realism would be much appreciated since so much effort had gone into creating a credible tale only for this niggling aspect to shave off some brownie points.

But on the whole, Herman Yau had assembled a credible piece of work that can serve as a launchpad for anyone remotely interested in researching Qiu Jin, with Anthony Wong and Lam Suet playing Manchu officials on a divided fence with one adamant to get rid of her soon to please the courts, while the other appreciating the fact the execution of a talented individual he admires, is nothing but a loss to society and country even. The final moments of her life is moving and poignant to say the least, a reminder in the world we live in that one's progressive thoughts and actions often puts one ahead of the pack, but all alone, and it takes tremendous gumption to literally make personal sacrifices and fight for what one believes in for the greater good, especially when up against powers that be who enjoy the status quo for obvious benefits. Highly recommended for that sneak peek into a Chinese heroine's life through film.

Total Size 650 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English (N/A)

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Conan The Barbarian - BluRay Version

Kisah Conan tentunya akan sangat tidak diminati oleh para perempuan maupun para penggemar kisah-kisah romantis, namun bagi remaja laki-laki yang sangat mendambakan serial aksi yang maskulin, membaca cerita Conan di kala itu akan terasa layaknya berada di awang-awang.

Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah film ini akan sesukses film pertama yang dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger?

Pemeran Conan kali ini adalah Jason Momoa, seorang lelaki setinggi 190 cm. Walaupun ia tidak memiliki otot sebesar Arnold, yang telah 7 kali meraih gelar Mr. Olympia, namun banyak pihak yang menilai penampilan Jason cukup impresif. Ia dianggap memiliki kualitas akting yang lebih baik ketimbang Arnold kala itu. Sebenarnya akting Arnold kala itu sudah cukup baik, namun Jason dinilai dapat lebih menjiwai peran sebagai Conan ini. Dan yang terutama, wajahnya adalah 100 persen Conan, dengan alis besar khas Neanderthal (jenis manusia purba yang telah punah), sesuai penggambaran seniman terkenal Frank Frazetta tentang Conan. Benar-benar casting yang sempurna.

Ini adalah sebuah kisah tentang perjuangan seorang prajurit untuk menyelamatkan bangsa Hyboria dari perbudakan oleh sang penguasa jahat. Sang penguasa jahat, yang diperankan oleh Stephen Lang, terkesan mirip dengan karakter Sauron dalam The Lord of the Rings (LOTR), namun di sini dia berhasrat mendapatkan sebuah topeng, bukannya sebuah cincin. Dan di awal cerita, Conan muda diajarkan cara-cara bermain pedang oleh sang ayah, yang diperankan oleh Ron Perlman.

Yang juga terasa mirip seperti LOTR adalah upaya Conan untuk membawa sepenggal kisah masa lalunya yang hilang, ke kehidupannya sekarang. Namun, yang sedikit membedakan adalah faktor sang penulis, yaitu J.R.R.Tolkien (penulis LOTR) yang mampu menciptakan sebuah dunia mengejutkan, dengan memberikan kesan yang teramat mendalam pada latar belakang, konteks, koneksi, dan makna di balik setiap detail. Sedangkan bagi Anda yang merupakan penggemar cerita Conan pasti mengetahui, di samping adegan seru dari perkelahian, selebihnya adalah percakapan yang terasa cukup membosankan.


Leo Howard dan Ron Perlman, dalam adegan dari film fantasi-petualangan Conan the Barbarian. (SIMON VARSANO/LIONSGATE PUCBLICITY)
Film ini pun memiliki adegan pertempuran klimaks yang hampir sama dengan film-film aksi lainnya, mulai dari Kenneth Branagh’s Henry V, Braveheart, The Lord of the Rings, 300, hingga Pirates of the Caribbean. Bahkan terdapat pula setting yang menyerupai “Pertambangan Moria” dari film LOTR, yang penuh dengan tentakel pengintai di dalam air.

Namun, meskipun film ini banyak mengambil setting dari film-film sukses di masa lalu yang sudah pernah kita tonton semuanya, tokoh Conan the Barbarian tetap saja memiliki nuansa sensual yang memiliki pesona tersendiri. Film ini murni fiksi, namun tampilan visual yang sangat diperhatikan dengan detail dan terkesan mencolok, meskipun membuat film ini tampak indah secara visual, namun miskin dari segi konten cerita. (Mark Jackson / The Epoch Times / osc)

Total Size 600 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Melancholia

Rencana pernikahan Justine (Kirsten Dunst) dan Michael (Alexander Skarsgård) berakhir dengan kegagalan. Di hari seharusnya mereka berdua menikah, semuanya tiba-tiba berubah. Justine jadi pendiam sementara kedua orang tua Justine yang telah bercerai tak bisa menahan diri untuk saling perang mulut. Justine memang tiba-tiba berubah. Ia seolah mengasingkan diri dari orang-orang di sekitarnya. Apa yang sebenarnya terjadi pada Justine?

Gagalnya pernikahan itu membuat Justine jadi lebih suka menyendiri. Meski tinggal bersama Claire (Charlotte Gainsbourg), saudaranya, namun hubungan mereka berdua tak bisa dibilang harmonis. John (Kiefer Sutherland), suami Claire, pun tak bisa berbuat banyak. Hanya Leo (Cameron Spurr), putra Claire dan John, yang sepertinya cukup dekat pada Justine.

Suatu ketika, dikabarkan kalau Planet Melancholia sedang dalam perjalanan mendekati Bumi. Semua orang berharap bisa menyaksikan kejadian langka ini. Claire mulai merasa ketakutan kalau-kalau Melancholia bakal bertabrakan dengan Bumi. John sendiri yakin itu tak akan terjadi. Sepertinya dugaan John memang benar karena Melancholia memang hanya berpapasan dengan Bumi walaupun Claire mendapati fakta lain kalau Melancholia bakal berputar dan kali ini tabrakan dengan Bumi tak akan bisa dihindarkan.

Lars von Trier, sang sutradara, memang tak berusaha menyembunyikan ending dari film ini. Ending film justru diletakkan di bagian pertama. Bukan ending yang jadi masalah bagi Lars. Buat sutradara kontroversial ini, proses menuju ending justru lebih menarik daripada sekedar adegan akhir. Bagaimana hasilnya? Yang jelas ada beberapa nama besar yang bisa diandalkan dalam film ini. Dana produksi yang diperkirakan mencapai hampir US$10 juta sepertinya memang tak akan mendatangkan keuntungan besar namun sepertinya bukan itu yang dikejar Lars von Trier.

Total Size 700 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Killer Elite

Kejadian singkat itu sepertinya sangat membekas di hati Danny Bryce (Jason Statham). Ia memutuskan untuk mengubur dalam-dalam masa lalunya. Celakanya, meski sudah menghindar namun masa lalu itu tetap tak mau meninggalkan Danny. Kali ini, sekali lagi Danny Bryce harus hidup seperti masa lalunya.

Danny adalah seorang pembunuh bayaran yang memutuskan pensiun setelah menjalankan misi di Meksiko bersama Hunter (Robert De Niro), mentornya. Misi berhasil dijalankan namun Danny terpaksa harus membunuh seorang pria di depan anaknya. Kejadian itu membuat Danny memutuskan pergi jauh-jauh dari kehidupannya sebagai 'pembunuh'.

Semula Danny mengira kalau tinggal di Australia bakal membuatnya tenang. Sayang, tak lama berselang, sebuah paket datang. Danny harus berangkat ke Oman atau Hunter bakal dibunuh oleh seorang saudagar di sana. Saudagar ini menyuruh Danny mencari anggota SAS yang telah membunuh tiga orang anaknya atau nyawa Hunter yang bakal jadi gantinya. Tugas ini sebenarnya bisa dilaksanakan dengan mudah kalau saja tak muncul Spike (Clive Owen) yang ternyata tak menginginkan ada anggota SAS yang mati di tangan Danny.

Total Size 450 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

The Sorcerer and the White Snake

The Sorcerer and the White Snake is one of the most epic movies produced by the Hong Kong cinema industry. It was recently premiered in the United States at the Venice International Film Festival. Based on Ming Dynasty novel, The White Maiden Locked for Eternity in Leifeng Pagoda, it has been the basis for countless stories, books, operas, tv shows, and films. This special effects laden incarnation of the story stars Jet Li, in an amazing joyride that blends kung-fu with a tragic love story, and the best "spiritual action film" to hit the U.S. since Crouching Tiger, Hidden Dragon.

altIf you want to understand the psychology of love in China, this is the movie to rent - because it's essentially Twilight for nerdy Chinese teenagers. The story begins with the monk Fa Hai (Jet Li) and his disciple Neng Ren (Wen Zhang) as they hunt down a demon "ice harpy", who punishes human men for their infidelities. After a fierce battle, Fahai traps the Ice Harpy with his begging bowl, which has magical properties. They then confine the demon in a vortex in Lei Feng Pagoda. Once this principle that all demons must be punished is established, the primary story begins... two snake demons - one in green and one in white, who manifest as beautiful women - spy on some men who are climbing up the mountain to dig for herbs. The green snake spirit decides to play a trick on one of the men, Xu Xian, scaring him and causing him to fall hundreds of feet into a lake to drown. The other snake spirit, Bai Suzhen (Eva Huang), feels compassion for the man, transforms herself into a human and dives into the waters to save him. Underwater, she kisses him to save his life... shades of Darryl Hannah in the movie Splash. They exchange vital force during the kiss and become karmicly intertwined.

altThe rest of the film is about Bai Suzhen falling in love with Xu Xian, and marrying him, even though demon human marriages are frowned upon. The karmic impact of their marriage is the eruption of a plague of succubus fox spirits in the village they live in - beautiful temptresses who suck the life energy from all the men in the town. Feeling bad about this, Bai Suzhen imbues her husband's curative tonic with her own life energy – erasing centuries of her accumulated spiritual power. This is followed by a somewhat fanatical Fa Hai hunting down and killing any and all demons in his path. However, when he sees that she gave up her life force to cure the villagers, he decides to let her go, threatening that the next time he sees her, he'll vanquish her... Then, to make matters worse, his disciple Neng Ren gets bitten by a bat-demon, and slowly transforms into a demon as well, which causes Fa Hai to pause and develop some sympathy for the demon. Seeing his own beloved disciple as a demon, he is unable to vanquish him... and simply tells Neng Ren to run away. At one level, this film is a parable about tolerance for "forbidden love" – possibly even a veiled message from the cultural ministry of China signaling that homosexuality should be tolerated in modern China.

However, there is a deeper layer of meaning in the film, which is about the spiritual man's quest to overcome his shadow. Even though the love story is between Xu Xian and Bai Suzhen, most of the time Xu Xian stands around like the hapless country bumpkin he is... and the real contest is between the snake demon Bai Suzhen and the monk Fa Hai. This is a battle between a monk - the archetype that represents man's spiritual nature - against a snake demon - that represents our shadow and powerful sexual unconscious. This is no ordinary snake, or a trickster offering a bite of the apple of the tree of knowledge - this snake demon has meditated for a thousand years to gain immense magical powers. She is able to telekinetically control millions of gallons of water, flood a temple, and manifest a giant 500 foot snake to battle with. The final plot twist comes when a wounded and nearly defeated Fa Hai, showing the many wounds she has inflicted, essentially admits defeat, and painfully assumes a meditation pose to accept her final death blow... But suddenly, he understands, and enters a state of divine grace and transcendent enlightenment. He suddenly regenerates from his wounds, develops 108 palms to repel all her magic, and emerges from the battle triumphant.

In the end, Bai Suzhen, trapped in the Leifeng pagoda, bows and offers a prayer to the Buddha and accepts her punishment, begging for one last embrace with her beloved. The Buddha is compassionate, and Fa Hai lifts a stone pagoda - with his bare hands - so she can escape her prison for one last tearful goodbye kiss with Xu Xian. And how does the film end? With Fa Hai and his disciple, now a full fledged demon, happily walking off into the sunset together.

Incidentially, in the original novel, Bai Suzhen is guided by the Goddess of Mercy, and is a demon who longs to become a goddess by doing good deeds... mainly bringing rain to drought stricken areas. To accumulate merit faster, she and her sister spirit, the green snake demon, transform themselves into women and travel to the human realm. They encounter Fa Hai, a fanatical Taoist sorcerer who believes that every demon is inherently evil and must be destroyed. He eventually traps her in Leifeng Pagoda. This film modifies the original story quite a bit, changing the sorceror into a more likeable Buddhist monk who could be a protagonist, as this allows the film to be someone less complicated than your typical Chinese love story that spans two or three reincarnations.

It's a great flick, that isn't as artistically moving as Crouching Tiger, Hidden Dragon, but still, it has merit and is worth a rental, especially if you're into seeking the tantric meaning embedded in the many layers of chewy goodness that the film offers. Four Om's for this one!

One last factoid: Leifeng Pagoda is a real place, on the beautiful West Lake in Hangzhou. Because of the legend of the White Snake, a superstition emerged that promised that bricks from the tower would repel illness or prevent miscarriage. As a result, so many people stole bricks from the tower that it eventually collapsed in 1924. Fortunately, it was rebuilt in 2002. In 2001, before it was rebuilt and the foundation was exposed, archaeologists using radar discovered a mausoleum under the pagoda, and excavated to find many treasures, most notably a rare and powerful gold-plated relic of the Buddha. Now you know what to say if you're visiting West Lake during a tour of China.


Total Size 600 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Final Destination 5

Film sekuel The Final Destination hadir untuk membuat spot jantung anda. Film produksi New Line Cinema ini didukung sutradara David R. Ellis dan Penulis Eric Bess serta pemain pendatang baru Shantel Vansanten, Bobby Campo, Hayley Webb, Nick Zano dan Krista Allen.

Suatu hari di sebuah tempat balapan, Nick O’Bannon menghadiri acara perlombaan balapan bersama teman – temannya. Akan tetapi, dihari yang bahagia itu berubah menjadi hari yang mengerikan. Buntutnya kecelakaan yang membuat teman – temannya mati, membuat nick bersama pacarnya Lori dan teman yang selamat, Janet dan Hunt untuk meninggalkan tempat itu untuk menghindari firasat kedua Nick menjadi kenyataan.

Ternyata, setelah mereka terbebas dari maut yang menjemput, itu bukanlah sebuah akhir melainkan baru permulaan bagi mereka. Firasat Nick yang selalu muncul menghantui membuat one by one meninggal hingga akhirnya Nick harus menyelamatkan diri agar terhindar sebagai korban.

Sinopsis Film The Final Destination ini saya kutip dari 21Cineplex penuh dengan tekanan psikologis ini harus ada di daftar list film anda. Itupun bagi anda yang menyukai film Horror … hehehe … Bagi yang tidak menyukai harap menghindari film ini, karena anda akan merasakan bagaimana ngerinya tragedi kematian.

Total Size 600 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Warrior (2011)

Film bergenre drama ini mengisahkan tentang konflik keluarga dan pertarungan antara kakak beradik, Brendan Conlon (Joel Edgerton) dan Tommy Riordan (Tom Hardy). Keduanya bertarung dalam sebuah turnamen MMA bernama 'Sparta'.

Tommy yang mantan Marinir kembali ke kampung halamannya dan meminta sang ayah melatih dirinya. Ia ingin mengikuti turnamen MMA dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah. Sementara itu, kakaknya, Brendan tengah menghadapi masalah. Rumahnya akan disita. Dan ia berjuang keras untuk melindungi keluarganya agar tidak menjadi tunawisma.

Brendan yang berprofesi sebagai guru, akhirnya mempertimbangkan untuk kembali ke pekerjaan paruh waktunya. Ia ingin menjadi petarung bayaran gelap. Keinginan itu tak mudah terlaksana karena ditentang sang istri (Jennifer Morrison).

Ia pun menuruti keinginan istrinya. Akhirnya, Brendan beralih ke pertandingan Sparta. Disitulah ia bertemu dengan adiknya yang juga mengikuti pertandingan tersebut.

Kakak beradik ini sama-sama bertarung untuk mendapatkan hadiah sebesar US$5 juta. Baik Brendan maupun Tommy memiliki kepentingan sendiri untuk hadiahnya tersebut. Jika Brendan ingin menyelamatkan keluarganya, Tommy berencana menggunakan hadiah itu untuk membahagiakan keluarga temannya yang tinggal jauh dari Amerika Serikat.

Setelah mengalahkan lawan-lawannya, kakak beradik ini bertemu di final. Hubungan di masa lalu yang tidak baik antara keduanya membuat pertandingan tersebut sarat emosi. Tommy masih menyimpan dendam terhadap Brendan. Ia bertekad keras mengalahkan kakaknya. Sedangkan Brendan membiarkan dirinya untuk menjadi bulan-bulanan adiknya. Lantas, siapakah yang menjadi pemenangnya?

Beberapa adegan di film ini begitu menyentuh dan mampu membuat penonton meneteskan air mata.

Sutradara : Gavin O’Connor
Pemain : Joel Edgerton, Tom Hardy, Nick Nolte
Produksi : Lionsgate

Total Size 800 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!

Tekken: Blood Vengeance 3D (2011)

SYNOPSIS:

The events of Tekken 5 and Tekken 6, begins with Anna Williams setting up a decoy for her sister, Nina Williams, who is currently working with the new head of the Mishima Zaibatsu, Jin Kazama. Anna, on the other hand, works for Jin\’s father, Kazuya Mishima and its rival organization, G Corporation. Both are seeking information about a student named Shin Kamiya, and Anna dispatches as a Chinese student Ling Xiaoyu to act as a spy, while Jin sends humanoid robot Alisa Bosconovitch for a similar purpose.

Total Size 600 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Download From Tinypaste
Subtitle: Indonesia, English

Tata Cara Download:
1. Klik download, masukkan password
2. Pilih server file, recommended Mediafire, atau sesuai kebutuhan anda.
3. Copy and paste semua link file kedalam browser
4. Tunggu counter sampai angka nol, lalu Klik:
dan klik download.

Setelah semua file sukses download, gabungkan file tersebut menggunakan HjSplit, jika anda belum punya silahkan download DISINI. Agar subtitle yang anda download bisa terbaca, maka nama file subtitle harus sama dengan nama file film-nya.

Enjoy!
 
Copyright © 2015. DIENG TOUR ADN TRAVEL.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper. Distributed By Kaizen TemplatePowered by Blogger.
Creative Commons License